16 Mei 2026 Dihitung 28 Dzulqa'dah 1447 H, Tanggal Puasa
Gambar atau konten salah?
Pada hari ini, 16 Mei 2026, banyak umat Islam bertanya tentang tanggal Hijriah yang bersesuaian. Karena sistem penanggalan Masehi dan Hijriah berbeda, konversi diperlukan agar ibadah dapat dijadwalkan tepat.
Menurut konversi yang disusun oleh Kementerian Agama, 16 Mei 2026 jatuh pada 28 Dzulqa'dah 1447 H.
Bulan Mei 2026 mencakup dua bulan Hijriah, yaitu Dzulqa'dah dan Dzulhijjah.
- 1 Mei 2026: 13 Dzulqa'dah 1447 H
- 2 Mei 2026: 14 Dzulqa'dah 1447 H
- 3 Mei 2026: 15 Dzulqa'dah 1447 H
- 4 Mei 2026: 16 Dzulqa'dah 1447 H
- 5 Mei 2026: 17 Dzulqa'dah 1447 H
- 6 Mei 2026: 18 Dzulqa'dah 1447 H
- 7 Mei 2026: 19 Dzulqa'dah 1447 H
- 8 Mei 2026: 20 Dzulqa'dah 1447 H
- 9 Mei 2026: 21 Dzulqa'dah 1447 H
- 10 Mei 2026: 22 Dzulqa'dah 1447 H
- 11 Mei 2026: 23 Dzulqa'dah 1447 H
- 12 Mei 2026: 24 Dzulqa'dah 1447 H
- 13 Mei 2026: 25 Dzulqa'dah 1447 H
- 14 Mei 2026: 26 Dzulqa'dah 1447 H
- 15 Mei 2026: 27 Dzulqa'dah 1447 H
- 16 Mei 2026: 28 Dzulqa'dah 1447 H
- 17 Mei 2026: 29 Dzulqa'dah 1447 H
- 18 Mei 2026: 1 Dzulhijjah 1447 H
- 19 Mei 2026: 2 Dzulhijjah 1447 H
- 20 Mei 2026: 3 Dzulhijjah 1447 H
- 21 Mei 2026: 4 Dzulhijjah 1447 H
- 22 Mei 2026: 5 Dzulhijjah 1447 H
- 23 Mei 2026: 6 Dzulhijjah 1447 H
- 24 Mei 2026: 7 Dzulhijjah 1447 H
- 25 Mei 2026: 8 Dzulhijjah 1447 H
- 26 Mei 2026: 9 Dzulhijjah 1447 H
- 27 Mei 2026: 10 Dzulhijjah 1447 H
- 28 Mei 2026: 11 Dzulhijjah 1447 H
- 29 Mei 2026: 12 Dzulhijjah 1447 H
- 30 Mei 2026: 13 Dzulhijjah 1447 H
- 31 Mei 2026: 14 Dzulhijjah 1447 H
Di bulan Dzulqa'dah, umat Islam dianjurkan melaksanakan berbagai amalan sunnah. Berikut daftar amalan yang tercantum dalam buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ust Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid:
- Mandi Sunnah dan Berwudhu
- Shalat Sunnah
- Berpuasa pada Tanggal 25 Dzulqa'dah
- Berdzikir dan Berdoa pada Malam 15 Dzulqa'dah
- Qiyamul Lail
- Berpuasa Ayyamul Bidh
Mandi Sunnah dan Berwudhu disarankan pada hari pertama bulan Dzulqa'dah. Mandi ini dilakukan dengan niat bersih dan suci, sehingga memperoleh keutamaan sepanjang bulan.
Shalat Sunnah melibatkan empat rakaat dengan dua salam. Setiap rakaat setelah al-Faatihah, bacalah surat al-Ikhlas tiga kali, an-Naas tiga kali, dan al-Falaq satu kali. Setelah salam terakhir, bacalah Istighfar tujuh puluh kali. Kemudian bacalah:
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِي الْعَظِيمِ
Laa haulaa wa laa quwwata ilaa billahil 'aliyyil 'azhiimi.
Artinya: Tiada daya dan tiada kekuatan, kecuali karena pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Agung.
Selanjutnya bacalah doa berikut:
يَا عَزِيزُ يَا غَفَّارُ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَذُنُوْبَ جَمِيعِ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ. فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.
Yaa 'aziizu yaa ghaffaaru, ighfirlii dzunuubii wa dzunuuba jamii'il mu'miniina wal mu'minaat. Fa innahuu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya: Wahai Yang Maha Mulia, wahai Yang Maha Pengampun, ampuni dosa-dosaku serta dosa-dosa mukminin dan mukminat. Sebab, tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa, kecuali Engkau.
Berpuasa pada Tanggal 25 Dzulqa'dah adalah amalan yang didasarkan pada kisah berikut:
“Diriwayatkan dari Al-Hasan bin Ali al-Wasysya', ia berkata, ‘Suatu ketika, aku bersama ayahku-ketika itu aku masih kecil-kemudian kami makan malam di dekat makam Imam Ali ar-Ridha. Malam itu adalah malam tanggal 25 Dzulqa'dah, kemudian ayahku berkata, ‘Malam 25 Dzulqa'dah adalah malam kelahiran Nabi Ibrahim dan Nabi Isa. Malam ini adalah malam ketika Bumi dibentangkan dari bawah Ka'bah. Barang siapa berpuasa pada hari ini, maka nilainya sama dengan berpuasa 60 bulan.’’”Puasa ini dianggap setara dengan berpuasa 60 bulan karena nilai spiritualnya yang tinggi.
Berdzikir dan Berdoa pada Malam 15 Dzulqa'dah dianggap malam yang penuh barakah. Para ulama berpendapat bahwa pada malam ini Allah SWT memandang semua umat mukmin dengan rahmat-Nya, memberi seratus pahala kepada orang yang beramal dalam ketaatan kepada-Nya. Oleh karena itu, disarankan memperbanyak dzikir dan doa pada malam ini.
Qiyamul Lail merujuk pada malam tanggal 25 Dzulqa'dah, malam ketika Bumi dibentangkan dari bawah Ka'bah di atas air. Malam ini dianggap mulia, dan orang yang bangun malam untuk beribadah memperoleh pahala yang tidak terhingga.
Berpuasa Ayyamul Bidh adalah puasa pada pertengahan bulan, yakni tanggal 13, 14, dan 15. Puasa ini dianjurkan sebagai amalan sunnah yang menambah pahala bagi yang melaksanakannya.
Dengan demikian, konversi tanggal Hijriah hari ini, 16 Mei 2026, menunjukkan bahwa hari ini adalah 28 Dzulqa'dah 1447 H. Umat Islam dapat menyesuaikan jadwal ibadah dan amalan sunnah sesuai dengan kalender ini. Praktik-praktik tersebut membantu menjaga kedekatan spiritual dan memperkaya kehidupan beragama.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Weton Tulang Wangi: Tradisi Penanggalan Jawa Tetap Ada
Cek Bansos: Aplikasi Monitoring Bantuan Sosial di Ponsel
Doa Akhir Tahun 1448 H Dibaca Setelah Ashar 15 Juni 2026
1 Muharram 1448 H: 16 Juni 2026, Momen Amal dan Refleksi
Raker Apeksi Komwil VI Kendari Tetapkan Tiga Langkah
Renungan Rabu: Kebangkitan dan Harapan di Tengah Hidup
Berita Terbaru
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Zodiak Cancer 4 Juni 2026: Hari Ramai Air dan Keberuntungan
Zodiak Virgo 4 Juni 2026: Hari Bintang, Peluang Romantis & Karier
Zodiak Aries 4 Juni 2026: Energi Baru dan Peluang Cinta
Zodiak Libra 4 Juni 2026: Keseimbangan Hari, Cinta, Karier & Kesehatan
Zodiak Scorpio 4 Juni 2026: Panduan Hari Terbaik Hari
Zodiak Leo 4 Juni 2026: Energi Matahari Menuntun Hari Anda
Zodiak Gemini: 4 Juni 2026, Hari Dinamika Kencan dan Karier
