16 Tahun, Wajan Kwetiau: Chen Xueyou Buka Usaha Sendiri

Sari D. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 98 dibaca
Bisik.id
16 Tahun, Wajan Kwetiau: Chen Xueyou Buka Usaha Sendiri

Gambar atau konten salah?

Chen Xueyou berusia 16 tahun dari Johor, Malaysia, memutuskan untuk membuka lapak kwetiau setelah pulang sekolah. Ia tidak memilih hiburan digital seperti teman-temannya, melainkan mengolah wajan panas di lapak char koay teow miliknya.

Setelah liburan sekolah tahun lalu, Chen bekerja selama sebulan di gerai char koay teow. Dari situ, ia belajar teknik memasak yang membuat wajan menghasilkan aroma khas wok hei. Ketertarikan itu membuatnya berani membuka usaha sendiri, meski belum memiliki pengalaman panjang.

“Setelah pulang kerja, saya latihan sendiri di rumah. Lalu saya putuskan buka usaha. Saya beli wajan dan kompor tanggal 28 Desember 2023, dan langsung mulai jualan 1 Januari 2024,” ujarnya.

Setiap hari, setelah pulang sekolah pada pukul 12.00 atau 14.00, Chen langsung bersiap. Ia memotong fish cake dan bawang putih sebelum mulai berjualan pada pukul 18.00 hingga 22.00. Ia bekerja enam hari seminggu, memberi jeda pada hari Minggu.

Dalam menjalankan usahanya, Chen memegang tiga prinsip utama. Ia menekankan bahwa wajan harus panas agar menghasilkan aroma wok hei, bahan harus segar, dan setiap porsi dimasak sepenuh hati. “Panas itu penting, bahan juga harus segar, dan setiap piring harus dimasak seperti yang pertama,” katanya.

Untuk menjaga kualitas, Chen sering mencari bahan segar seperti kerang dan udang langsung dari desa nelayan terdekat. Ia menyiapkan semua bahan sebelum memulai hari, memastikan setiap porsi memiliki rasa yang konsisten.

Meskipun sering lelah, kepanasan, dan terkena asap, Chen mengaku semua terbayar saat pelanggan menyukai masakannya. “Kadang capek, bau minyak, atau kena asap. Tapi saat ada yang bilang enak, itu semua terasa sepadan,” ungkapnya.

Ibu Chen, Cai Lingbao, mengaku bangga dengan kerja keras anaknya. Ia melihat usaha ini menjadi peluang bagi keluarga, dan dalam beberapa hari, Chen mampu menjual lebih dari 50 porsi per hari.

Sebagai bentuk apresiasi, Cai Lingbao menyiapkan hadiah perjalanan ke China untuk putranya pada Oktober 2024. Perjalanan ini menjadi harapan baru bagi keluarga, sekaligus motivasi bagi Chen untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas jualannya.

Chen Xueyou menunjukkan bahwa tekad dan disiplin dapat mengubah waktu luang menjadi usaha yang menguntungkan. Usahanya menekankan pentingnya kualitas, konsistensi, dan dedikasi, serta memberi contoh bagi remaja lain bahwa kerja keras dapat membawa hasil konkret.

Chen Xueyoukwetiauchar koay teowwok heiusaha kuliner remajakualitas konsistensipendapatanpencapaian

Komentar

Memuat komentar...