16 WNA Tertangkap di Palabuhanratu, Dugaan Kejahatan Siber

Ratna D. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 54 dibaca
Bisik.id
16 WNA Tertangkap di Palabuhanratu, Dugaan Kejahatan Siber

Gambar atau konten salah?

Di kawasan Palabuhanratu, sejumlah warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat aktivitas siber ilegal akhirnya ditangkap oleh petugas Imigrasi. 16 WNA berhasil diamankan setelah berusaha melarikan diri dari penginapan Grand Desa Resort.

Kasubsi Intelijen pada Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi, Daniel Putra, menjelaskan bahwa para pelaku ditangkap di beberapa titik setelah petugas melakukan penyisiran intensif. Penyisiran dimulai dari area pesisir hingga jalur utama Cisolok.

"Kita kejar berdasarkan informasi dari masyarakat sampai ke beberapa titik di pesisir pantai hingga ke jalan raya," ujar Daniel saat ditemui 14 April 2026. Ia menambahkan bahwa pengejaran membuahkan hasil ketika petugas menemukan sejumlah WNA di sebuah minimarket. Selebihnya, mereka tersembunyi di beberapa hotel berbeda di kawasan wisata tersebut.

Petugas pertama kali menemukan pelaku di minimarket di Cisolok. 15 laki-laki dan satu perempuan menjadi total yang diamankan. Selain menahan para pelaku, petugas juga menyita barang bukti yang memperkuat dugaan aktivitas kejahatan siber lintas negara. Barang bukti tersebut meliputi handphone, paspor, peralatan PC, dan jaringan internet.

Daniel menegaskan bahwa masih ada dugaan pelanggaran cyber. "Barang buktinya berupa handphone, paspor, peralatan PC, dan jaringan internet. Masih dugaan pelanggaran cyber," ungkapnya.

Terkait hilangnya puluhan WNA sebelum petugas tiba di penginapan utama di Cimaja, Daniel tidak menampik adanya kemungkinan bocornya informasi rencana penggeledahan. Ia menyatakan, "Terindikasi ada kebocoran informasi untuk keluar. Jadi begitu kita datang ke sini, awalnya kita hanya temukan satu WNA berkewarganegaraan China, baru setelah itu kita lakukan pengejaran," pungkasnya.

Ke-16 WNA tersebut masih menjalani pemeriksaan sebelum dibawa ke Kantor Imigrasi Sukabumi untuk pemeriksaan mendalam. Petugas tetap berjaga di lokasi untuk memastikan tidak ada lagi anggota komplotan yang bersembunyi di pemukiman warga atau hotel-hotel kecil di wilayah Cisolok.

Insiden ini menyoroti upaya ketat petugas Imigrasi dalam menangani aktivitas siber ilegal di wilayah pesisir. Keberhasilan penangkapan ini menunjukkan koordinasi yang efektif antara petugas di lapangan dan intelijen, serta pentingnya informasi masyarakat dalam operasi penegakan hukum.

WNAImigrasiPalabuhanratuCisolokaktivitas siber ilegalminimarketpaspor

Komentar

Memuat komentar...