210 Kasus Keracunan Makanan Berisi MBG di Surabaya

Cahyo S. · 1 min baca · 21 hari lalu · 63 dibaca
Bisik.id
210 Kasus Keracunan Makanan Berisi MBG di Surabaya

Gambar atau konten salah?

Surabaya, 11 Mei 2026 – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, dr Billy Daniel Messakh, mengungkapkan rincian jumlah kasus keracunan makanan berisi MBG (menu makan bergizi gratis) yang terjadi pada hari Senin.

Ia menyampaikan data tersebut dalam rapat dengar atau hearing bersama DPRD Surabaya dan Menteri HAM Natalius Pigai.

Total kasus terdampak sebanyak 210 orang,” kata dr Billy di ruang rapat paripurna DPRD Surabaya, Rabu (13/5/2026).

Berikut rincian jumlah pasien di berbagai fasilitas kesehatan:

Rumah Sakit IBI – Rawat Jalan: 128 pasien – Rawat Inap: 7 pasien – Total: 135 – Siswa: 127 – Guru: 7 – Wali Murid: 1 orang.

Puskesmas- PKM Asemrowo: 8 pasien (7 pasien rawat jalan dan 1 pasien dirujuk ke RS IBI) – PKM Gundih: 4 pasien rawat jalan – PKM Tembok Dukuh: 62 asien awat jalan – Rawat Jalan: 73 – Rawat Inap: 0 – Rujuk: 1 pasien.

Faskes Kimia Farma dr. Sri Hawati: 1 pasien rawat jalan – RS William Booth: 1 pasien ranap.

Gejala yang dilaporkan: Gejala ringan: 202Gejala sedang: 8 pasien.

Sebelumnya, ratusan siswa dari belasan sekolah di kawasan Tembok Dukuh, Surabaya, mengalami keracunan setelah menyantap MBG. Pusing, mual, dan gejala lain dilaporkan, sehingga siswa dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit.

Informasi yang dihimpun, sejumlah siswa dilarikan Puskesmas Tembok Dukuh. Namun, sebagian besar dievakuasi ke RS Ibu dan Anak IBI Jalan Dupak, Surabaya.

Kasus keracunan ini menyoroti pentingnya pengawasan keamanan makanan di lingkungan sekolah, serta peran cepat tenaga medis dan lembaga pemerintah dalam menanggapi kejadian kesehatan publik.

Keracunan makananMBGSurabayaDinkesPuskesmasDPRDGejala ringanPengawasan keamanan makanan

Komentar

Memuat komentar...