2,9 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta, Mudik Berjalan Lancar
Gambar atau konten salah?
Periode mudik-balik Idulfitri 1447 H telah usai. Lebaran tahun ini, setidaknya 2,9 juta kendaraan sudah kembali ke Jakarta setelah meninggalkan kota saat mudik. Puncak arus balik terjadi pada 29 Maret 2026, ketika arus lalu lintas di Tol Trans Jawa tetap lancar.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa pada hari terakhir, arus balik di Tol Trans Jawa terpantau ramai dan lancar. Ia menegaskan bahwa 2,9 juta unit kendaraan sudah kembali ke Jakarta.
“Berdasarkan data Jasa Marga, jumlah kendaraan yang memasuki wilayah Jakarta hingga Minggu (29 Maret) malam telah mencapai 2,9 juta unit atau 86 persen dari total proyeksi,” ujar Dudy dalam keterangan tertulisnya pada 30 Maret 2026 dini hari.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para pemudik yang telah mengikuti imbauan Pemerintah untuk tidak pulang ke kota asal pada puncak arus balik, yakni di tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026. Partisipasi masyarakat ini sangat berdampak positif dan terbukti berhasil mengurai kepadatan lalu lintas di jalur Tol Trans Jawa,” tutur Dudy.
Selama musim mudik, pemerintah menerapkan beberapa rekayasa lalu lintas. Di antaranya pembatasan kendaraan angkutan barang, sistem ganjil‑genap, contraflow, dan one‑way. One‑way diberlakukan beberapa kali pada arus mudik dan arus balik, berlaku dari Tol Jakarta‑Cikampek sampai Tol Semarang‑Solo. Contraflow juga diterapkan di ruas tol tertentu, seperti Tol Jakarta‑Cikampek dan Tol Jagorawi.
Aturan ganjil‑genap di arus mudik berlaku pada ruas jalan tol Jakarta‑Cikampek KM 47 sampai Semarang‑Batang KM 414 serta Tol Tangerang‑Merak KM 31 sampai KM 98. Pada arus balik, ganjil‑genap diterapkan pada ruas tol Semarang‑Batang KM 414 sampai Jakarta‑Cikampek KM 47 dan Tol Tangerang‑Merak KM 98 sampai KM 31.
Untuk mengurangi kepadatan di puncak arus mudik, pemerintah juga memberikan diskon tarif tol. Beberapa ruas jalan tol didiskon 30 persen.
Dudy mengingatkan para pengemudi yang masih dalam perjalanan untuk tetap berhati-hati. Ia meminta mereka beristirahat di rest area bila merasa lelah. “Keselamatan harus jadi prioritas utama. Jika lelah, segera cari tempat istirahat dan pastikan untuk selalu ikuti arahan serta petunjuk dari petugas di lapangan,” katanya.
Dengan langkah-langkah tersebut, arus lalu lintas di jalur tol utama berhasil terurai, dan 86 persen dari proyeksi kendaraan kembali ke Jakarta tepat waktu. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dan kebijakan pengelolaan lalu lintas yang terkoordinasi dapat mengurangi kemacetan selama periode mudik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
