30 Ribu Lowongan Manajer Koperasi Desa Merah Putih Dibuka
Gambar atau konten salah?
30 ribu lowongan kerja dibuka oleh pemerintah untuk posisi Manajer Koperasi Desa Merah Putih. Pendaftaran berlangsung mulai 15 April 2025 hingga 24 April 2025. Pencarian ini bertujuan menemukan talenta terbaik yang nanti akan memimpin unit koperasi di desa.
Para pelamar yang lolos seleksi akan mengikuti pelatihan manajerial dan perkoperasian selama dua bulan penuh. Pelatihan ini dirancang khusus agar calon manajer memahami operasional koperasi serta strategi pengembangan ekonomi desa.
Setelah menyelesaikan pelatihan, para manajer akan bekerja secara resmi di bawah koordinasi Kementerian Koperasi dan BUMN. Menurut keterangan resmi di Instagram pada 21 April 2026, “Selepas pendaftaran, para pelamar akan diseleksi untuk selanjutnya akan mengikuti pelatihan manajerial dan perkoperasian selama sekitar 2 bulan untuk berikutnya akan resmi menjadi manajer koperasi yang bekerja di bawah koordinasi lintas kementerian/lembaga khususnya Kementerian Koperasi dan BUMN.”
Setiap koperasi akan memiliki satu manajer dan minimal sepuluh pekerja. Dengan 80.000 koperasi Desa Merah Putih yang direncanakan, jumlah pekerja baru akan mencapai minimal 800.000. Angka ini menunjukkan potensi penciptaan lapangan kerja yang signifikan.
“Dengan adanya koperasi desa ini, diharapkan perputaran ekonomi di setiap desa akan semakin cepat, tanpa perantara dan terarah dengan harga jual yang menguntungkan bagi warga desa setempat,” tulis keterangan yang sama.
Rekrutmen ini menandai langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa melalui koperasi. Dengan pelatihan intensif dan dukungan kementerian, para manajer diharapkan dapat mengoptimalkan potensi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Nasabah Maybank: Reksa Dana Jatuh Tempo 2023 Belum Cair
IHSG Sentuh 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor
China Beri Peringkat Utang Tertinggi ke Indonesia
Sandwich Generation: 82,96% Rumah Tangga Masih Bergantung pada Lansia
Bank Mandiri Perkuat Keamanan Siber Digital
Menkeu Bantah Rumor S&P Turunkan Peringkat Indonesia
