35 Tahun, Hidup Satu Ginjal Setelah Kanker di Surabaya

Bima J. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 54 dibaca
Bisik.id
35 Tahun, Hidup Satu Ginjal Setelah Kanker di Surabaya

Gambar atau konten salah?

Mohammad Rizal Putra Hadi, seorang pria berusia 35 tahun asal Surabaya, kini hidup dengan satu ginjal karena penyakit kanker. Ia memutuskan berbagi kisahnya lewat video di akun TikToknya @rizalfuel.

Awalnya, Rizal tidak merasakan gejala apapun. Namun, tiba-tiba ia merasakan sakit di perut bagian kanan yang menyebar ke punggung. “Beneran aku itu ngerasa kesakitannya, feeling ku waktu itu ya, kayak hampir pingsan, sampai aku nggak bisa ngapa-ngapain, tiduran aja,” ujarnya.

Rizal melanjutkan, “Mau ke kamar mandi pun itu aku beneran kayak merangkak. Dan aku rasanya itu mual banget.” Rasa sakitnya membuatnya hanya bisa berbaring.

Karena tidak tahan, ia dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) di sebuah rumah sakit. Dokter pertama mengira ada batu ginjal kecil berukuran kurang lebih 3 cm. Hasil USG masih belum jelas, sehingga Rizal memutuskan memeriksakan diri ke rumah sakit lain dan menjalani CT scan lanjutan.

CT scan menunjukkan bahwa massa yang semula 3 cm telah berkembang menjadi 8 cm. “Dan akhirnya kelihatan, si (massa) berukuran 3 cm tadi itu berkembang jadi 8 cm. Akhirnya dokter bilang itu kanker ginjal dan nyaranin ginjal kananku buat diangkat,” jelas Rizal.

Dokter menjelaskan bahwa dalam waktu kurang lebih hampir dua bulan, ukuran massa tumbuh sangat cepat, sehingga pengangkatan ginjal kanan menjadi keharusan. Rizal menjalani operasi pengangkatan ginjal kanan pada November 2025. Pada saat itu, ukuran ginjalnya sekitar 18 cm.

Setelah operasi, Rizal mengungkapkan perasaannya: “Perasaan aku kena kanker ginjal, jujur sedih banget. Kayak duniaku itu bener-beneran runtuh.”

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa kanker ginjal yang dideritanya adalah kanker stadium 4 sarkoma, jenis kanker paling ganas. Pada fase ini, pertumbuhan kanker sangat cepat. Menurut Cancer Research UK, sarkoma ginjal merupakan jenis sarkoma jaringan lunak yang langka, bermula dari jaringan ikat ginjal seperti otot, saraf, lemak, pembuluh darah, dan jaringan fibrosa.

Dalam kasus Rizal, sebelum ginjalnya diangkat, kanker sudah mengalami metastasis ke tulang panggul.

Perawatan yang diambil tidak melibatkan kemoterapi. Sebaliknya, Rizal meminum obat rutin bernama votrient/pazopanib untuk mengendalikan penyakit.

Kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan penanganan cepat menjadi pelajaran bagi banyak orang. Kanker ginjal, terutama jenis sarkoma, memerlukan perhatian medis segera karena pertumbuhannya yang cepat dan potensi penyebaran ke organ lain. Meskipun Rizal kini hidup dengan satu ginjal, ia tetap berjuang dan mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan.

Kanker ginjalSarcomaSurabayaTikTokOperasi pengangkatan ginjalMetastasis tulang panggulDeteksi dini

Komentar

Memuat komentar...