38 Jemaah Haji Dipulangkan dari Embarkasi Solo, Naik 13

Ayu W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 92 dibaca
Bisik.id
38 Jemaah Haji Dipulangkan dari Embarkasi Solo, Naik 13

Gambar atau konten salah?

Di Boyolali, jumlah jemaah calon haji yang diberangkatkan oleh Embarkasi Solo namun kemudian dipulangkan kembali ke daerah asal terus bertambah. Hingga hari ini, tercatat 38 jemaah dipulangkan, termasuk 3 pendamping.

38 jemaah (yang dipulangkan kembali ke daerah asal) 3 di antaranya pendamping,” kata Humas PPIH Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, pada 06 Mei 2026.

Angka ini naik 13 jemaah dibandingkan data pada 03 Mei 2026, ketika jumlahnya masih 25 orang.

Pemerintah Indonesia memang memperketat syarat kesehatan calon haji. Pemerintah Arab Saudi juga menambah ketatnya pemeriksaan kesehatan, sehingga hanya jemaah yang memenuhi standar yang diizinkan terbang.

Prosesnya dimulai ketika jemaah diberangkatkan dari daerah asal menuju Embarkasi Solo. Sesampai di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, mereka menjalani pemeriksaan kesehatan akhir. Dari hasil tersebut, beberapa dinyatakan tidak layak terbang dan kemudian dipulangkan.

Menurut Nabiila, hingga hari ke-16 Operasional Haji Masa Pemberangkatan, jemaah yang sudah tiba di Embarkasi Solo pada siang hari ini mencapai 44 kloter dengan total 15.823 jemaah. Sementara itu, jemaah yang sudah diberangkatkan menuju Tanah Suci sebanyak 43 kloter atau 15.418 jemaah.

Untuk jemaah yang sakit di Arab Saudi, Nabiila melaporkan ada 31 orang. “Jemaah haji yang sakit di Arab Saudi sejumlah 31 Jemaah. Rinciannya 18 Jemaah dirujuk ke Saudi German Hospital Madinah, 1 Jemaah dirujuk ke Al- Zahraa Hospital Madinah, 10 Jemaah dirujuk ke King Fahd Hospital Madinah, dan 2 Jemaah dirujuk ke Mouwasat Hospital Madinah,” terangnya.

Menurutnya, penyebab jemaah sakit di Arab Saudi beragam. Beberapa mengalami kesulitan adaptasi dengan cuaca, kelelahan, dan ada pula yang memiliki riwayat sakit pribadi.

Di Embarkasi Solo, jemaah sakit berjumlah 3 orang. Satu jemaah dirujuk ke RS Moewardi Solo, satu ke RSUP Surakarta, dan satu diobservasi di Poliklinik Embarkasi.

Secara keseluruhan, data menunjukkan peningkatan jumlah jemaah yang tidak lolos pemeriksaan kesehatan akhir maupun jemaah yang mengalami penyakit selama di Arab Saudi. Hal ini menegaskan pentingnya proses screening yang ketat dan kesiapan medis bagi calon haji sebelum melakukan perjalanan ke Tanah Suci.

jemaah hajiEmbarkasi Solopemeriksaan kesehatan akhirArab Saudipembatalan perjalananpenyakit jemaahscreening ketat

Komentar

Memuat komentar...