5 Dessert Legendaris 1970-an yang Menggoda Selera bikin!

Arif S. · 2 min baca · 28 hari lalu · 47 dibaca
Bisik.id
5 Dessert Legendaris 1970-an yang Menggoda Selera bikin!

Gambar atau konten salah?

1970‑an menandai masa keemasan bagi dunia kuliner. Pada dekade itu, makanan tidak lagi sekadar memberi energi; ia menjadi pernyataan gaya, inovasi, dan kepraktisan. Bahan-bahan lebih sehat mulai masuk, sementara rasa tetap berani. Desain menarik dan tekstur unik menjadi ciri khas dessert yang muncul di meja makan.

Di Amerika Serikat, para koki memanfaatkan tren ini untuk menciptakan hidangan penutup yang memukau secara visual sekaligus memanjakan lidah. Kue, fondue, dan tart menjadi primadona, sering dipakai di acara keluarga maupun pesta formal. Berikut lima dessert yang pernah merajai 1970‑an, berdasarkan laporan tastingtable.com (05 Maret 2025).

Kue Robert Redford adalah contoh sempurna bagaimana nama selebriti dapat mengangkat status dessert. Kue ini, yang juga dikenal sebagai chocolate delight, menampilkan lapisan cokelat crust, krim keju, whipped cream, puding, dan kacang pecan. Beberapa varian menggunakan cake mix crust dan berbagai permen serta cokelat tambahan. Teksturnya kaya, lembut, dan berlapis membuat kue ini menjadi favorit di pertemuan keluarga. Popularitasnya meluas hingga resepnya muncul di surat kabar serta majalah di seluruh Amerika Serikat.

Cokelat fondue menjadi fenomena interaktif yang masih eksis hingga kini. Kata “fondue” berasal dari bahasa Prancis “fondre” yang berarti mencair. Pada 1970‑an, fondue tidak hanya sekadar roti dan keju; cokelat fondue menandai kemewahan. Hidangan ini biasanya disajikan dengan potongan buah, marshmallow, dan brownies. Para tamu dapat merendam bahan-bahan tersebut ke dalam cokelat cair, menambah keseruan pesta. Cokelat fondue menjadi simbol akhir pesta makan malam, mengundang interaksi sosial di meja.

Butterscotch tart juga menonjol di dekade ini. Tart ini menampilkan dasar renyah dan buttery, dilapisi butterscotch karamel halus. Isian dibuat dari campuran brown sugar, mentega, golden syrup, susu kental manis, dan tepung. Setelah dituangkan ke dalam adonan tart kering yang sudah dipanggang sebagian, kue mengeras dan sering ditaburi cokelat parut atau chocolate strands. Popularitasnya cukup tinggi hingga menjadi menu utama makan siang sekolah di Inggris.

Lemon lush menonjol karena kesederhanaannya. Kue ini terdiri dari cookie crust atau shortbread, di atasnya lapisan krim keju manis, pudding lemon segar, dan whipped cream melimpah. Meskipun lahir pada dekade sebelumnya, lemon lush menjadi sangat dicari di 1970‑an. Bahan-bahan siap pakai seperti whipped cream dan pudding membuatnya mudah disiapkan. Teksturnya ringan dan lembut, serta rasa lemon yang menyegarkan, membuatnya menjadi pilihan favorit di berbagai acara.

Lemon chiffon cake menonjol karena tekstur ringan, lembut, dan lembap. Kue ini menggunakan minyak alih-alih mentega, sehingga menghasilkan kue yang lebih ringan. Putih telur kocok ditambahkan ke adonan, memberi kelembutan ekstra. Bagian tengah kue biasanya diisi dengan krim berbahan dasar pai lemon, dan lapisan luar dilapisi gula lemon atau taburan gula bubuk. Kelezatan dan keindahan kue ini membuatnya menjadi hidangan penutup elegan di 1970‑an.

Setiap dessert ini mencerminkan semangat era 1970‑an: inovasi, interaksi sosial, dan keinginan untuk menampilkan makanan yang lebih dari sekadar nutrisi. Keberagaman bahan, teknik pembuatan, dan presentasi visual menjadi kunci kesuksesan mereka. Meskipun beberapa resep telah berubah atau tidak lagi populer, warisan kuliner ini tetap dikenang sebagai bagian penting dari sejarah dessert Amerika.

1970-andessertkue Robert Redfordcokelat fonduebutterscotch tartlemon lushlemon chiffon cakeinovasi kuliner

Komentar

Memuat komentar...