5 Dzulhijjah 1447 H Tanggal 22 Mei 2026: Panduan Amal

Surya B. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 121 dibaca
Bisik.id
5 Dzulhijjah 1447 H Tanggal 22 Mei 2026: Panduan Amal

Gambar atau konten salah?

Kalender Hijriah hari ini, Jumat 22 Mei 2026, menandai tanggal 5 Dzulhijjah 1447 H. Menurut konversi yang disusun oleh Kementerian Agama, bulan Mei 2026 mencakup dua bulan Hijriah: Dzulqa'dah dan Dzulhijjah. Pada hari ini, umat Islam dapat menyesuaikan ibadah dan hari penting keagamaan dengan mengetahui tanggal Hijriah.

Berikut rincian kalender Hijriah sepanjang bulan April 2026, yang menunjukkan hubungan antara tanggal Masehi dan Hijriah:

  • 2 Mei 2026 – 14 Dzulqa'dah 1447 H
  • 3 Mei 2026 – 15 Dzulqa'dah 1447 H
  • 4 Mei 2026 – 16 Dzulqa'dah 1447 H
  • 5 Mei 2026 – 17 Dzulqa'dah 1447 H
  • 6 Mei 2026 – 18 Dzulqa'dah 1447 H
  • 7 Mei 2026 – 19 Dzulqa'dah 1447 H
  • 8 Mei 2026 – 20 Dzulqa'dah 1447 H
  • 9 Mei 2026 – 21 Dzulqa'dah 1447 H
  • 10 Mei 2026 – 22 Dzulqa'dah 1447 H
  • 11 Mei 2026 – 23 Dzulqa'dah 1447 H
  • 12 Mei 2026 – 24 Dzulqa'dah 1447 H
  • 13 Mei 2026 – 25 Dzulqa'dah 1447 H
  • 14 Mei 2026 – 26 Dzulqa'dah 1447 H
  • 15 Mei 2026 – 27 Dzulqa'dah 1447 H
  • 16 Mei 2026 – 28 Dzulqa'dah 1447 H
  • 17 Mei 2026 – 29 Dzulqa'dah 1447 H
  • 18 Mei 2026 – 30 Dzulqa'dah 1447 H
  • 19 Mei 2026 – 1 Dzulhijjah 1447 H
  • 20 Mei 2026 – 2 Dzulhijjah 1447 H
  • 21 Mei 2026 – 3 Dzulhijjah 1447 H
  • 22 Mei 2026 – 4 Dzulhijjah 1447 H
  • 23 Mei 2026 – 5 Dzulhijjah 1447 H
  • 24 Mei 2026 – 6 Dzulhijjah 1447 H
  • 25 Mei 2026 – 7 Dzulhijjah 1447 H
  • 26 Mei 2026 – 8 Dzulhijjah 1447 H
  • 27 Mei 2026 – 9 Dzulhijjah 1447 H
  • 28 Mei 2026 – 10 Dzulhijjah 1447 H
  • 29 Mei 2026 – 11 Dzulhijjah 1447 H
  • 30 Mei 2026 – 12 Dzulhijjah 1447 H
  • 31 Mei 2026 – 13 Dzulhijjah 1447 H

Di bulan Dzulhijjah, terdapat enam amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam. Berikut uraian singkatnya:

  1. Puasa Dzulhijjah – Disunnahkan berpuasa selama sembilan hari pertama, yaitu tanggal 1‑9 Dzulhijjah. Puasa ini dianggap shalih dan dianjurkan pada bulan ini. Ummul Mu'minin Hafsah menuturkan, “Sesungguhnya, Rasulullah SAW berpuasa Asyura, sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, dan tiga hari pada setiap bulan.” (HR. Abu Dawud).
  2. Puasa Arafah – Dilaksanakan pada hari Arafah, yaitu tanggal 9 Dzulhijjah. Hari ini sangat istimewa bagi para jamaah haji. Aisyah mengatakan, “Tidak ada suatu hari yang Allah lebih banyak membebaskan seorang hamba dari api neraka, melainkan hari Arafah. Sesungguhnya, Allah mendekat dan berbangga di hadapan para malaikat-Nya seraya berkata, ‘Apa yang mereka inginkan?’” (HR. Muslim). Rasulullah SAW menganjurkan orang yang tidak haji berpuasa di hari Arafah. Hadits Abu Qatadah menjelaskan, “Puasa Arafah menghapus dosa tahun yang lalu dan tahun yang akan datang.” (HR. Muslim).
  3. Bertakbir – Memperbanyak takbir, tahlil, tasbih, istighfar, dan doa. Di bulan Dzulhijjah, umat dianjurkan memperbanyak takbir menjelang Idul Adha dan hari-hari tasyrik. Imam Bukhari mencatat, “Ibnu Abbas berkata, ‘Berdzikirlah kalian kepada Allah di hari-hari yang ditentukan, yaitu sepuluh hari pertama Dzulhijjah dan juga pada hari-hari Tasyriq.’” Ibnu Umar dan Abu Hurairah keluar pasar pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah, lalu mereka bertakbir, dan manusia pun ikut bertakbir. Muhammad bin Ali pun bertakbir setelah shalat sunnah.
  4. Sholat Id – Pada tanggal 10 Dzulhijjah, umat Islam merayakan Hari Raya Idul Adha. Ibnu Abbas meriwayatkan hadits, “Rasulullah Saw. pernah keluar pada Hari Raya Idul Adha atau Idul Fitri, lalu beliau mengerjakan shalat Id dua rakaat, namun beliau tidak mengerjakan shalat qabliyah maupun ba'diyah.” (HR. Bukhari dan Muslim).
  5. Berkurban – Pada tanggal 10 Dzulhijjah dan hari Tasyriq, umat yang mampu disunnahkan berkurban. Al-Qur’an firman, “فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَالْخَرُ” (QS. al-Kautsar [108]: 02). Kata “berkurban” berarti menyembelih hewan kurban. Penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha disebut al‑udhhiyah. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa menyembelih hewan qurban setelah shalat, maka sungguh telah sempurna penyembelihannya. Ia telah cocok dengan sunnah kaum muslimin.” (HR. Bukhari dan Muslim).
  6. Puasa Ayyamul Bidh – Amalan sunnah rutin pada pertengahan bulan Hijriah, termasuk Dzulhijjah. Puasa dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15. Abu Daud meriwayatkan, “Rasulullah SAW telah memerintah kami untuk berpuasa pada hari-hari yang malamnya cerah, yaitu tanggal 13, 14, dan 15.” (HR Abu Dawud). (An‑Nawawi, Riyâdhus Shâlihîn, juz II, h. 81).

Dengan mengetahui konversi tanggal Hijriah dan Masehi, serta amalan sunnah yang dianjurkan di bulan Dzulhijjah, umat dapat melaksanakan ibadah dengan tepat waktu. Mengetahui tanggal 5 Dzulhijjah 1447 H pada hari Jumat 22 Mei 2026 membantu mereka mempersiapkan puasa, takbir, sholat Id, dan kurban sesuai sunnah. Menjalankan amalan‑amalan ini tidak hanya meningkatkan keimanan, tetapi juga mempererat kebersamaan dalam komunitas muslim.

Kalender HijriahDzulhijjah 1447 HPuasa ArafahSholat Idul AdhaKurbanTakbirPuasa Ayyamul Bidh

Komentar

Memuat komentar...