562 Koperasi Merah Putih Selesai di Lampung & Bengkulu, Radar Inten
Gambar atau konten salah?
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan kemajuan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Lampung dan Bengkulu. Pada 16 Mei 2026, ia mengumumkan bahwa sudah ada 562 titik koperasi yang selesai 100 %. Dari jumlah tersebut, 345 berada di Lampung dan 217 di Bengkulu, menjadikan Lampung daerah dengan Koperasi Merah Putih terbanyak di luar Pulau Jawa.
“Untuk Kodam XXI/Radin Inten, saat ini sudah ada 562 titik koperasi yang selesai 100 persen. Rinciannya 345 titik di Lampung dan 217 titik di Bengkulu,” kata Kristomei setelah mengikuti peresmian operasional 1.061 KDKMP secara nasional melalui konferensi video. Ia menambahkan bahwa target akhir tahun ini adalah 700 koperasi selesai dibangun pada Juli 2026. “Target kami bulan Juli minimal sudah ada 700 titik yang selesai 100 persen. Bahkan harapan saya akhir Mei atau paling lambat awal Juni sudah tembus 600 titik,” ujarnya.
Menurutnya, sekitar 300 titik koperasi lainnya sudah berada di atas progress pembangunan 70 %. “Kita berkejaran dengan waktu tanpa mengurangi kualitas. Saya terus mendorong Dandim dan Babinsa bekerja sama dengan masyarakat agar pembangunan koperasi desa merah putih segera selesai,” tambahnya.
Di Bandar Lampung, pembangunan KDKMP masih menghadapi kendala lahan. Dari target 10 titik koperasi, baru 5 yang selesai dibangun, setara 50 %. “Di Bandar Lampung targetnya 10 titik, yang selesai baru lima atau 50 persen. Harapan kami awal Juni nanti sudah mencapai 80 persen,” jelas Kristomei. Ia menekankan bahwa percepatan pembangunan dibantu Pemerintah Provinsi Lampung melalui pemanfaatan aset milik pemprov. “Nah untuk itu kita dibantu Pemprov, sehingga ada lahan-lahan milik Pemprov yang bisa dipakai membangun koperasi desa kelurahan merah putih,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung. “Pemerintah Provinsi Lampung bersama TNI menginventarisir aset-aset milik pemprov untuk mendukung percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih,” katanya. Ia menambahkan bahwa salah satu KDKMP yang diresmikan berada di Way Halim, Bandar Lampung, dan berdiri di atas aset milik Pemprov Lampung. “Data terakhir ada 345 unit koperasi yang sudah berdiri di Lampung. Ini menjadi yang terbanyak setelah Pulau Jawa,” ujarnya.
Marindo menjelaskan bahwa KDKMP nantinya tidak hanya menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga akan dilengkapi berbagai layanan usaha masyarakat. Di antaranya gerai sembako, apotek, layanan kesehatan, LPG, token listrik, hingga penjualan hasil pertanian.
Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi masyarakat, pembangunan koperasi Merah Putih di Lampung dan Bengkulu terus berlanjut, menandai upaya meningkatkan akses dan distribusi kebutuhan pokok di wilayah tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
