AAFI Bahas Pengembangan Flag Football di Pusat Jakarta

Surya B. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 113 dibaca
Bisik.id
AAFI Bahas Pengembangan Flag Football di Pusat Jakarta

Gambar atau konten salah?

Asosiasi American Football Indonesia (AAFI) mengadakan pertemuan penting dengan Sultan B. Najamudin, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), di kantor DPD RI, Jakarta. Pertemuan ini dihadiri oleh atlet nasional flag football Galih Gibran dan Afie Panigoro, yang memimpin bidang pembentukan tim nasional AAFI.

Flag football adalah variasi dari American football yang tidak memerlukan kontak fisik keras. Pemain mengenakan sabuk dengan dua bendera di pinggangnya; ketika pemain bertahan berhasil mencabut bendera, itu dianggap sebagai tackle. Olahraga ini menekankan kecepatan, strategi, dan kerja tim.

Selama rapat, AAFI memaparkan pertumbuhan komunitas flag football di berbagai wilayah Indonesia. Organisasi ini juga meminta arahan untuk memperkuat pembinaan daerah dan mendirikan cabang di tingkat provinsi. Langkah ini dimaksudkan sebagai bagian dari visi jangka panjang membangun ekosistem flag football nasional yang terstruktur dan inklusif, sekaligus memperluas pembinaan atlet menuju pengakuan organisasi olahraga secara nasional dan dukungan dari KONI Pusat.

“Flag football merupakan olahraga yang menarik, inklusif, dan memiliki potensi besar untuk berkembang di Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda. Tentu ini menjadi hal positif yang perlu mendapatkan dukungan, pembinaan, dan kolaborasi dari berbagai pihak agar dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujar Sultan B. Najamudin.

Afie Panigoro menambahkan, “Kami melihat pertumbuhan komunitas flag football di berbagai daerah berkembang cukup positif. Karena itu, kami berharap dapat terus mendapatkan arahan dan dukungan dari berbagai pihak untuk memperkuat pembinaan, memperluas partisipasi anak muda, serta membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan.”

Ia juga menegaskan harapannya agar flag football tidak hanya menuju Olimpiade Los Angeles 2028 (LA28), tetapi juga dipertandingkan di level nasional dan regional, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, hingga Asian Games di masa mendatang.

“Saya melihat semangat dan antusiasme komunitas flag football di berbagai daerah di Indonesia luar biasa. Dari pengalaman saya melihat perkembangan olahraga ini di Amerika Serikat, potensi pertumbuhan di Indonesia sangat besar, terutama karena banyak anak muda yang tertarik untuk belajar dan berkembang bersama,” ujar Galih Gibran.

Di tingkat internasional, tim nasional flag football Indonesia menunjukkan performa positif. Tim putra menempati peringkat keempat di kawasan Asia‑Oceania, sementara tim putri berada di peringkat kelima. Pada ajang Hero Bowl di Wuhan, Tiongkok, Indonesia meraih juara pertama pada kategori co‑ed competition, format pertandingan dengan komposisi pemain campuran pria dan wanita.

Flag football saat ini tengah mengalami pertumbuhan pesat secara global, termasuk di kawasan Asia. Dengan potensi besar dan dukungan yang terus berkembang, olahraga ini diprediksi akan menjadi bagian penting dalam kompetisi multinasional di masa depan.

Melalui pertemuan ini, AAFI menegaskan komitmennya untuk memperkuat jaringan, meningkatkan kualitas pelatihan, dan mempersiapkan atlet Indonesia agar bersaing di panggung internasional. Dukungan dari pemerintah, lembaga olahraga, dan komunitas akan menjadi kunci dalam mewujudkan visi tersebut.

Asosiasi American Football Indonesiaflag footballSultan B. NajamudinAfie PanigoroGalih GibranDPD RIKONI Pusat

Komentar

Memuat komentar...