AC Milan jual Rafael Leao, harga 50 juta Euro untuk neraca
Gambar atau konten salah?
AC Milan mengumumkan rencana menjual winger Rafael Leao pada musim panas 2026. Keputusan ini diambil untuk menstabilkan neraca keuangan klub, karena kontrak Leao akan berakhir pada musim panas 2028 dan pemain tersebut tidak berniat memperpanjang.
Berbagai klub besar menaruh minat pada Rafael Leao. Liverpool, Manchester United, dan Barcelona tercatat sebagai calon pembeli. Barcelona sering disebut sebagai klub yang paling ingin menambah pemain ini, meski harga yang ditetapkan dianggap tinggi.
Milan memulai penawaran dengan harga 50 juta Euro, setara dengan Rp 1 triliun. Harga ini diambil dari nilai transfer awal Rafael Leao, yang dibeli seharga 49 juta Euro dari Lille pada tahun 2019.
Sejak bergabung, Rafael Leao telah mencatat 287 penampilan di Rossoneri, menorehkan 80 gol dan 65 assist. Ia meraih dua gelar klub dan dinobatkan sebagai pemain terbaik Serie A pada musim 2021/22.
Dengan angka-angka tersebut, siapa yang berani menebus harga 50 juta Euro untuk Rafael Leao? Pertanyaan ini masih menunggu jawaban.
Keputusan Milan mencerminkan tekanan finansial yang dihadapi klub besar, sekaligus menandai fase transisi bagi pemain muda yang berprestasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Timnas U‑19 Siap Hadapi Timor Leste, Kaka Fokus Evaluasi
Malaysia Pemenang Piala Dunia 2026, Indonesia Hanya Putros
Riquelme Tantang Perez: Janji Haaland & Beban Anggota
Messi Terima Penghargaan Putri Asturias di Kansas City
Garuda Muda vs Timor Leste: Piala AFF 2026 di Sumut
Rakhmad Basuki: Dari Larangan Orang Tua Jadi Pelatih Pro
Berita Terbaru
Periksa Status PIP Juni 2026: Cek Online NISN & NIK
Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Padangsidimpuan, Sumut
Mortir Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura, Papua, Risiko
Rupiah Jatuh 14.000, Pasar Saham Turun 4.1%, Risiko Kredit
Timnas U‑19 Siap Hadapi Timor Leste, Kaka Fokus Evaluasi
Pasangan Adnan-Indah Kalah 18‑21, China Laju ke 16 Besar
Operasi Benjolan Bahu Raffi Ahmad, Dorong Pemeriksaan Rutin
122 Program Studi Tutup Akhir 2026, Menteri Jelaskan Alasan
Telur Ceplok Balado Jadi Pilihan Pagi di Rumah
