AdaKami Pakai AI Lindungi Nasabah dari Penipuan Siber

Guntur P. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 98 dibaca
Bisik.id
AdaKami Pakai AI Lindungi Nasabah dari Penipuan Siber

Gambar atau konten salah?

Ancaman siber semakin meluas, sehingga keamanan digital menjadi fokus utama bagi perusahaan fintech. Maraknya phishing dan pencurian identitas menambah beban bagi para penyedia layanan keuangan digital.

PT Pembiayaan Digital Indonesia, yang dikenal dengan nama AdaKami, menanggapi masalah ini dengan memanfaatkan kecerdasan buatan. AI diklaim dapat mencegah penipuan hingga 95 %, menambah lapisan perlindungan bagi nasabah.

Direktur Utama AdaKami, Bernardino Moningka Vega, menegaskan bahwa peningkatan kasus pencurian identitas di Indonesia menjadi perhatian serius. “Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti dikutip dalam whitepaper yang diterbitkan oleh perusahaan identitas dan verifikasi global GBG, selama 2023 terjadi peningkatan kasus pencurian identitas sebanyak 25 % di Indonesia, yang menyebabkan kerugian lebih dari Rp 500 miliar. Inilah mengapa keamanan siber merupakan pilar penting bagi keberlangsungan industri,” ujarnya pada situs resmi AdaKami, Jumat (27 Maret 2026).

Untuk menanggulangi risiko tersebut, AdaKami telah mengintegrasikan teknologi AI ke dalam proses pengajuan pinjaman melalui mekanisme electronic Know Your Customer (e‑KYC). Sistem ini memaksa calon peminjam mengunggah identitas dan foto diri, yang kemudian diverifikasi dengan pengecekan silang terhadap database terpercaya. Selanjutnya, algoritma AI menganalisis data tersebut untuk mendeteksi anomali dan potensi penipuan.

AI juga dapat mengidentifikasi gambar atau video yang dimanipulasi. Sistem dapat menilai ekspresi wajah yang tidak wajar, pencahayaan yang tidak sesuai, dan inkonsistensi bingkai. Dengan demikian, risiko identitas palsu dapat diminimalkan.

Selain teknologi, perusahaan rutin menggelar edukasi kepada pengguna mengenai perlindungan data pribadi. Langkah ini bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga informasi sensitif.

Keamanan siber tetap menjadi tantangan, namun dengan kombinasi AI dan edukasi, AdaKami berusaha menjaga integritas data nasabah dan mengurangi kerugian akibat penipuan.

keamanan siberfintechpencurian identitasAIe-KYCOJKAdaKami

Komentar

Memuat komentar...