Afan Cizmic, 14, Jual Kertas Penalti Donnarumma, Donasi Amal
Gambar atau konten salah?
Afan Cizmic berusia 14 tahun menjadi sorotan setelah mencuri kertas contekan penalti Gianluigi Donnarumma di pertandingan playoff Piala Dunia 2026 antara Bosnia & Herzegovina dan Italia.
Perlombaan berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, pada 01 April 2026. Dalam laga yang berakhir 1-1 setelah 120 menit, kedua tim berhadapan di babak adu penalti.
Di babak tos-tosan, Italia gagal menembus gawang Bosnia dengan skor 1-4. Dua penendang Italia, Pio Esposito dan Bryan Cristante, tidak dapat mencetak gol. Kemenangan ini menandai ketiga kali berturut-turut Italia gagal masuk ke Piala Dunia setelah absen di edisi 2018 dan 2022.
Peran Afan Cizmic muncul ketika ia mencuri kertas contekan penalti Donnarumma. Kertas tersebut disimpan di samping gawang kiper, menampung informasi penting tentang pemain Bosnia, kaki utama, dan arah tendangan.
Dalam wawancara dengan Face TV, Afan menunjukkan kertas tersebut. Ia menjelaskan, “Di sini tertulis kaki mana yang mereka gunakan untuk menendang, kanan atau kiri. Juga ditunjukkan bagaimana mereka menendang, misalnya, tepat ke tengah, atau ke sisi kanan.”
Ia menambahkan, “Ini sangat berarti. Sejak saya mengambil kertas ini dari Donarumma, dia hanya menahan lima tendangan penalti ke kiri. Karena dia hanya mengandalkan keberuntungan. Dan ketika saya membawa kertas ini pulang, saya memberitahu ayah saya, dan kami sepakat untuk melelang kertas ini dan menyumbangkan semua uang yang terkumpul dari lelang ke amal.”
Penghilangan kertas tersebut membuat Donnarumma kesulitan memprediksi arah tendangan, sehingga ia gagal menghalau empat penendang Bosnia. Beberapa penendang gagal karena tebakan arah yang salah.
Setelah kemenangan Bosnia, Afan Cizmic dikabarkan akan diajak menonton pertandingan Bosnia di Piala Dunia 2026, menandai langkah awal karirnya di dunia sepak bola.
Peristiwa ini menyoroti bagaimana detail kecil dapat memengaruhi hasil pertandingan. Kertas contekan penalti yang hilang ternyata menjadi faktor penting dalam kegagalan kiper Italia. Sementara itu, Afan Cizmic menunjukkan sikap sosial dengan menyumbangkan hasil lelang kertas tersebut ke amal, menambah nilai positif di balik kontroversi ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Hanya 8 Tim Piala Dunia 2026 Punya Pemain Lokal, 310 Luar Negeri
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Berita Terbaru
Surabaya Target 250 Medali Emas Porprov Jatim 2027
Hanya 8 Tim Piala Dunia 2026 Punya Pemain Lokal, 310 Luar Negeri
SPMB Jakarta 2026: Daftar Sekolah dengan Skor UTBK 2022
KAI Butuh Rp1,2 Triliun & 8.000 Petugas Perlintasan Sebidang
Dolar AS Beruat Rp 18.000, Rupiah Terdampak Kuat Pada Hari
PPPK Boleh Dapat Gaji ke-13 2026, Besar Sesuai Masa Kerja
SIM Baru Kini Verifikasi Wajah, Mulai 1 Juli 2026 Indonesia
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
