Affan: Dari Konter Pulsa Sederhana Jadi Agen BRI Lincah
Gambar atau konten salah?
Affan memulai usahanya dari sebuah konter pulsa sederhana, lalu kini mengelola Agen BRILink dan mempekerjakan delapan pegawai. Ia tak segan turun langsung membantu karyawan yang melayani nasabah di depan gerai.
Pagi itu, Affan Cell yang terletak di Jalan Sulaiman, Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, ramai dikunjungi pelanggan. Dalam kurang dari satu jam, saat detikcom berkunjung, setidaknya ada sepuluh pelanggan yang tengah antre menunggu. Mulai dari anak muda, orang tua, hingga ibu-ibu datang silih berganti. Kebutuhan mereka beragam: membeli pulsa, servis ponsel, atau melakukan transaksi perbankan.
Affan Cell menjadi salah satu gerai pulsa dan Agen BRILink yang paling ramai di kawasan Bedahan. Karena padatnya pengunjung, Affan menyediakan kursi tunggu di depan toko, di bagian kiri dan kanan.
Di sela‑sela melayani pelanggan, Affan menceritakan perjuangannya membangun usaha ini. Ia pernah bekerja serabutan untuk menyambung hidup, mulai dari penjual kopi keliling hingga kuli panggul barang berat. Pekerjaan terakhirnya sebelum mandiri adalah menjadi operator di sebuah konter pulsa di daerah Pancoran Mas, Kota Depok.
“Waktu udah lulus sekolah, saya udah lamar kerja di mana‑mana nggak ada yang keterima. (Akhirnya) Saya sama temen jualan kopi keliling, itu pertama. Kedua, saya juga pernah kerja di Agus Bako Sebagai kulit panggul juga pernah,”
Setelah fase itu, ia mencoba peruntungan sebagai operator agen pulsa di Jalan Nusantara, Pancoran Mas. Pengalaman kerja di tempat inilah yang kemudian menginspirasinya untuk mendirikan Affan Cell pada 01 Januari 2011.
“Kerja di situ setahun sebagai operator agen pulsa. Voucher semua ada di toko itu, jadi dari sana saya tahu ilmunya dan paham ‘dapurnya’. Akhirnya saya coba buka usaha dengan modal sendiri,”
Modal awalnya hanya Rp 1 juta. Ia memulai dengan etalase kaca sepanjang satu meter dan memanfaatkan teras rumah orang tuanya untuk berjualan. “Etalase cuma satu meter, kecil banget. Modalnya cuma sekitar Rp 1 juta di tahun 2011 itu,”
Setiap transaksi pulsa, ia menabung keuntungan tipis sebesar Rp 1.000. Setelah tiga tahun, bisnisnya mulai menunjukkan pertumbuhan positif. Pada 01 Januari 2014, ia memutuskan pindah ke ruko yang lebih besar di Jalan Sulaiman, Bedahan.
Di momen perpindahan itu, ia mulai mempekerjakan dua orang pegawai untuk membantu operasional gerai. Pekerja tersebut biasanya diambil dari warga sekitar atau kerabat dekat yang sedang membutuhkan lapangan pekerjaan. “(Tahun) 2014 itu karyawannya dulu cuma dua orang, dan saya (sendiri) masih ikut menjaga toko dari pagi sampai malam,”
Namun, usahanya tidak selalu naik. Ia pernah menjadi korban penipuan dan merugi puluhan juta rupiah. Kerugian materiil tersebut sempat menggoyang fondasi keuangan usahanya. Kerugian itu terjadi akibat investasinya pada perangkat server pulsa yang ternyata tidak berumur panjang.
“Kita beli alatnya total Rp 25 juta waktu itu 2015 baru saya buka di sini. Saya beli mesinnya total Rp 25 juta itu bertahan cuman tiga bulan, akhirnya waktu itu mesinnya belum (upgrade) masih ketinggalan zaman,”
Alih‑alih terpuruk, pengalaman pahit itu menjadi titik balik. Ia menerapkan strategi bisnis yang lebih matang untuk mengembalikan stabilitas usahanya.
Perkembangan terus berlanjut. Sekarang ia mempekerjakan delapan pegawai, dibagi menjadi dua shift: pagi dan sore, masing-masing diisi oleh empat orang. Setiap shift diisi oleh staf yang bertugas sebagai teknisi servis ponsel hingga pelayan transaksi Agen BRILink. “Sekarang total karyawan sudah ada delapan orang,”
Keputusan bergabung menjadi Agen BRILink membawa berkah besar bagi usahanya. Saat ini, layanan Agen BRILink mampu menyumbang sekitar 50% dari total pendapatan Affan Cell. Sisanya ditopang oleh penjualan pulsa dan jasa servis ponsel. “Namanya usaha kan tidak tentu, kadang naik dan turun. Tapi kalau sekarang posisinya sudah stabil, sekitar 50 persen pendapatan toko disumbang dari AgenBRILink,”
Ia menjelaskan bahwa kestabilan omzet tersebut diraih setelah konsisten menjadi Agen BRILink selama tujuh tahun hingga naik level jadi Juragan. Pendapatan dari layanan perbankan ini sangat efektif mendongkrak pemasukan tokonya. Volume transaksi bulanan Agen BRILink kini mencapai 4.000 transaksi. Total perputaran uang berkisar antara Rp 2 hingga Rp 3 miliar. “Ya kurang lebih Rp 2-3 miliar uang yang berputar. Jadi uang masuk dan keluar bersilangan, ada yang transfer dan ada juga yang menarik tunai,”
Affan biasanya mengambil keuntungan dari biaya admin sebesar Rp 5.000 untuk setiap transaksi di bawah Rp 2 juta. Untuk nominal di atas jumlah tersebut, biaya admin akan naik menyesuaikan jumlah transaksi. “Adminnya Rp 5 ribu per transaksi (untuk nominal) di bawah Rp 2 juta. (Kalau transaksinya) Rp 3 juta, Rp 8 juta, dan seterusnya, ada penyesuaian tarif admin lagi,”
Selain itu, BRI memberikan bagi hasil atau komisi sekitar Rp 1.500 untuk setiap transaksi yang berhasil diproses.
Aktivitas transaksi di tokonya dipengaruhi oleh banyak faktor eksternal, seperti kemacetan di sekitar Jalan Raya Muchtar dan keberadaan juru parkir di supermarket atau gerai ATM terdekat. Banyak pelanggan memilih bertransaksi di tokonya demi menghindari macet dan biaya parkir. “Jadi memang memudahkan orang buat transaksi, tarik tunai maupun transfer. Jadi orang kan berpikir, walaupun di sini ada biaya adminnya, nggak terlalu berpengaruh banget daripada ke bank yang membuang waktu, kena macet, belum lagi bayar parkirnya. Kalau dihitung-hitung jadinya sama saja,”
Hal ini diakui oleh pekerja bangunan di sekitar Bedahan Sawangan, Anton. Menurutnya, keberadaan Agen BRILink Affan Cell sangat membantu aktivitas keuangannya. Ia tidak perlu lagi membuang banyak waktu dan tenaga hanya untuk mengirim uang. “(Agen BRILink) ya mempermudah saya. Bisa kirim uang ke kampung (halaman dengan cepat), (lokasinya) deket, dan nggak macet,”
Keunggulan lain yang ia rasakan saat menarik uang tunai adalah nominalnya yang fleksibel, tidak harus kelipatan Rp 50 ribu atau Rp 100 ribu seperti di mesin ATM pada umumnya. Di Agen BRILink, jumlah penarikan bisa disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. “Keunggulannya di sini kalau narik uang nggak mesti Rp 50 ribu. (Ambil) Rp 20 ribu pun bisa dilayani,”
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperluas jangkauan layanan keuangan melalui jaringan Agen BRILink di seluruh Indonesia. Menurut Direktur Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, kehadiran Agen BRILink membuat layanan keuangan bank semakin dekat dan memudahkan aktivitas masyarakat. “Agen BRILink menjadi salah satu andalan BRI dalam menjangkau kebutuhan transaksi masyarakat di berbagai wilayah. Jaringan ini menghadirkan layanan yang mudah diakses oleh masyarakat dan mempercepat proses transaksi, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan. Peran tersebut menempatkan BRILink Agen sebagai penggerak ekonomi kerakyatan,”
Data BRI menunjukkan, pada 01 Maret 2026, jumlah Agen BRILink mencapai lebih dari satu juta delapan ratus ribu agen yang tersebar di enam puluh enam ribu empat ratus lima puluh desa atau lebih dari delapan puluh persen total desa di Indonesia. Jangkauan tersebut memperkuat peran Agen BRILink sebagai layanan keuangan berbasis kemitraan tingkat desa.
Affan’s journey from a coffee seller to a thriving pulsa and banking agent illustrates how perseverance, learning from setbacks, and diversifying services can stabilize a small business. The steady growth, community engagement, and integration with national banking networks show that even modest ventures can become integral parts of local economies.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Keuangan Indonesia: Kinerja Baik, Koordinasi BI Diperkuat
Pemerintah Dukungan Pedagang Tahu Tempe, Fokus Nilai Tukar
IBST Rencanakan Delisting, VTO Rp5.400 per Saham
Transmart Full Day Sale: Diskon Hingga 50% + 20% Semua Toko
Ekonomi Indonesia Lebih Kuat dibanding Krisis 1998
Transmart Sale 07/06: Hingga 50+20% Diskon Kartu Mega
Berita Terbaru
Brunei Rombak Kabinet, Dua Putra Sultan Jadi Menteri Utama
1 Muharram 1448 H: Tahun Baru Islam 2026 Menjelang 16 Juni
Belgium Kalahkan Tunisia 5-0 Sebelum Piala Dunia 2026
Mirra Andreeva Raih Gelar Juara Putri Roland Garros 2026
Raymond & Nikolaus Joaquin Capai Final Indonesia Open 2026
Kimi Antonelli Raih Pole Position di GP Monako 2026
Kementerian Luar Negeri Tinjau Rencana Kerja Indonesia 2026
Yuni & Abdullah: Pernikahan LDR via Instagram 2026 di Indonesia
Buka Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026: 3.053 Posisi
Murid Ungkap Terima Kasih pada Guru Wali Kelas Akhir Tahun
