Agastya Judo: Emas dan Atlet Terbaik SEA 2026, Karangasem
Gambar atau konten salah?
I Gede Agastya Darma Wardana, 23 tahun, berasal dari Kecamatan Bebandem di Karangasem, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang internasional. Ia meraih medali emas dan dinobatkan sebagai atlet terbaik pada SEA Judo Championship 2026.
Kejuaraan tingkat Asia Tenggara ini berlangsung di Bac Ninh, Vietnam, pada tanggal 19‑24 Mei 2026. Para pejudo terbaik dari berbagai negara di kawasan bersaing dalam kompetisi ini.
“Kami sangat bangga dengan prestasi Agas, ini merupakan turnamen internasional kedua setelah pulih dari cedera. Sebelumnya ikut turnamen di Australia dan dapat perunggu,” kata Ketua Umum Judo Karangasem sekaligus pelatih, Ni Wayan Adi Antari, pada Senin (25/5/2026).
Agastya berkompetisi di kelas +100 kilogram (kg). Ia tampil dominan sejak babak awal. Tekanan mulai dirasakan ketika ia berhadapan dengan atlet tuan rumah di fase gugur hingga final.
Di partai puncak, Agastya berhasil mengalahkan pejudo tuan rumah Vietnam, Nguyen Chau Hoang Lan. Ia tampil apik dan memastikan medali emas untuk Indonesia.
“Dari babak delapan besar sampai final, Agastya menghadapi atlet tuan rumah. Ini bukan hal mudah, tetapi ia mampu membuktikan kualitasnya,” ujar Adi Antari.
Selain membawa pulang emas, Agastya juga dinobatkan sebagai atlet terbaik dalam kejuaraan tersebut. Penghargaan ini menjadi bukti konsistensi dan performa luar biasa yang ia tunjukkan sepanjang turnamen berdasarkan penilaian dewan juri.
Menurut Adi Antari, capaian ini menjadi modal penting untuk menghadapi kejuaraan internasional berikutnya sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas atlet.
Agastya saat ini sedang disiapkan untuk bisa berlaga di ajang ASEAN Games agar bisa mengumpulkan poin supaya bisa tampil di ajang Olimpiade.
“Untuk tampil di olimpiade harus masuk 30 besar dunia, semoga Agas bisa mengumpulkan poin demi poin dan untuk mencapai hal itu,” ucap Adi Antari.
Kejuaraan SEA Judo Championship 2026 menegaskan posisi Indonesia di judo Asia Tenggara, sementara Agastya menyiapkan diri untuk kompetisi tingkat lebih tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
