Ahmad Rizal Tuntun Pedagang Siapkan Uang Kembalian & QRIS

Rudi H. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 53 dibaca
Bisik.id
Ahmad Rizal Tuntun Pedagang Siapkan Uang Kembalian & QRIS

Gambar atau konten salah?

Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog, menegaskan pentingnya menyediakan uang kembalian bagi pembeli di pasar. Ia mengingatkan pedagang, terutama yang menjual produk Bulog seperti Minyakita dan beras SPHP, agar selalu menyiapkan uang receh. “Tidak boleh pakai permen ataupun pakai bumbu dan lain sebagainya, nggak boleh. Harus dengan uang supaya tidak ada yang dipermasalahkan,” ujarnya di Pasar Grogol, Jakarta Barat, Selasa (14 April 2026).

Rizal menegaskan bahwa setiap transaksi harus diselesaikan dengan uang. Ia memberi contoh: jika seseorang membeli Minyakita 1 liter seharga Rp 15.700, dan membayar Rp 16.000, pedagang harus mengembalikan Rp 300. Begitu juga bila membeli 2 liter, totalnya Rp 31.400, maka kembalian Rp 100 harus tersedia. “Kami sudah mengimbau dan informasikan kepada para pengecer, khususnya pengecer Minyakita dan beras SPHP, produk-produk Bulog harus menyiapkan uang kembalian. Uang kembalian, uang receh maksudnya,” tambahnya.

Selain itu, Bulog mendorong penggunaan metode pembayaran digital, khususnya QRIS. Langkah ini dianggap dapat mempermudah transaksi dan menghindari masalah kembalian. Rizal menegaskan bahwa pedagang yang belum menerapkan QRIS akan diingatkan, bahkan bisa ditegur. “Ya, kebetulan kan kalau tidak salah sudah ada pakai QRIS, jadi sudah pakai QRIS sekarang. Nanti tolong informasikan semua supaya pakai QRIS. Kalau tidak nanti ditegur,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa penggunaan QRIS akan membuat proses jual beli menjadi lebih efektif dan efisien, serta mengurangi upaya-upaya aneh-aneh. “Oke, jadi upayakan seluruh yang jualan harus pakai QRIS supaya lebih efektif, lebih efisien, dan tidak ada upaya-upaya yang aneh-aneh,” tutup Rizal.

Dengan kebijakan ini, Bulog berharap pedagang dapat meminimalkan kesalahan kembalian dan meningkatkan kepuasan konsumen. Praktik ini juga mendukung transisi ke ekonomi digital yang lebih terukur dan transparan. Ketersediaan uang kembalian yang tepat serta adopsi QRIS menjadi langkah penting dalam menjaga kelancaran transaksi pasar tradisional di Jakarta.

Bulogkembalian uangQRISpasar tradisionalMinyakitaberas SPHPekonomi digital

Komentar

Memuat komentar...