AIC Singapura-HK: 6.000 Investor, 3.000 Pertemuan, Tinjau Makro
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Forum UBS Asian Investment Conference (AIC) digelar di Singapura dan Hong Kong, menampung lebih dari 6.000 investor global dan memfasilitasi lebih dari 3.000 pertemuan antara perusahaan publik, swasta, dan investor. Acara ini menjadi panggung bagi para pemangku kepentingan untuk mendiskusikan tren makro, perdagangan global, komoditas, serta perubahan kebijakan.
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, menegaskan bahwa pasar obligasi pemerintah tetap tangguh meski volatilitas global. Ia menyatakan, “Bahkan di tengah volatilitas global, pasar obligasi pemerintah Indonesia tetap tangguh, didukung oleh kredibilitas kebijakan dan basis investor domestik yang stabil. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan terus berfungsi sebagai peredam kejut (shock absorber), guna melindungi daya beli masyarakat serta menjaga stabilitas makroekonomi,” dalam
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Nasabah Maybank: Reksa Dana Jatuh Tempo 2023 Belum Cair
IHSG Sentuh 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor
China Beri Peringkat Utang Tertinggi ke Indonesia
Sandwich Generation: 82,96% Rumah Tangga Masih Bergantung pada Lansia
Bank Mandiri Perkuat Keamanan Siber Digital
Menkeu Bantah Rumor S&P Turunkan Peringkat Indonesia
