Alphard Jepang Harga Rp540jt, di Indonesia Rp1,2rbjt

Bima J. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 58 dibaca
Bisik.id
Alphard Jepang Harga Rp540jt, di Indonesia Rp1,2rbjt

Gambar atau konten salah?

Di Jepang, Toyota Alphard dijual mulai dari 5,1 juta yen atau sekitar Rp 540 juta. Di Indonesia, harga mobil premium tersebut dimulai dari Rp 1,2 miliar, dua kali lebih mahal dibandingkan di negara asalnya.

Perbedaan harga ini menarik perhatian Agus Purwadi, pengamat otomotif senior dari Institut Teknologi Bandung. Ia menyoroti bahwa GDP Jepang mencapai US$ 4,2 triliun, sementara Indonesia hanya US$ 1,4 triliun. “Aneh kan? Orang Jepang income-nya lebih tinggi dari kita, tapi beli Alphard yang sama harganya lebih murah dari kita. Mungkin argumentasinya karena Alphard produksi sana, tapi nggak seperti itu juga,” ujarnya di Senayan, Jakarta Pusat.

Agus menambahkan, “Terus yang lebih aneh lagi, ada mobil diproduksi di Indonesia, pas diekspor ke Thailand harganya lebih murah. Ini kan sudah jelas kalau ada something wrong.”

Menurutnya, perbedaan harga disebabkan oleh beban pajak yang tinggi di Indonesia. Ia menyatakan bahwa 40 persen dari total harga kendaraan di dalam negeri berasal dari pungutan tersebut. “Beban pajak yang ideal di Indonesia seharusnya berkisar 15-20 persen,” jelas Agus. Ia mengacu pada negara-negara yang secara ekonomi mirip dengan Indonesia.

Agus juga mengkritik sistem pajak di Jepang. Ia menegaskan, “Padahal Jepang transportasi publiknya luar biasa bagus. Jadi artinya beli mobil memang mahal, harus orang kaya. Tapi mereka nggak gila (soal pajak kendaraan), mereka tetap rasional.”

Ia menjelaskan bahwa kebijakan Jepang memfokuskan pajak pada aktivitas ekonomi, bukan pada alat-alat yang membuat aktivitas tersebut mahal. “Jadi nggak produktif,” tambahnya.

Dengan begitu, perbedaan harga Toyota Alphard di Indonesia dan Jepang menunjukkan perbedaan struktur pajak dan kebijakan ekonomi yang memengaruhi biaya konsumen. Perlu ada evaluasi kebijakan pajak di Indonesia agar harga kendaraan tidak terlalu terbelakang dibandingkan pasar global.

Toyota AlphardJepangIndonesiaHargaPajakGDPKebijakan

Komentar

Memuat komentar...