Alternatif Istirahat Pemudik Selain Rest Area Penuh
Gambar atau konten salah?
Kemacetan saat musim mudik sering diperparah oleh parkir liar di bahu jalan. Pengendara mobil pribadi kerap berhenti di bahu jalan untuk beristirahat karena rest area penuh. Padahal, ada cara lain mengatasi situasi ini.
Para pemudik memang dianjurkan untuk sering beristirahat saat mengemudi jarak jauh. Namun, kondisi rest area yang padat membuat sebagian orang memilih berhenti di bahu jalan, yang justru menambah kepadatan lalu lintas.
Sony Susmana, Praktisi keselamatan berkendara sekaligus Direktur Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), menyatakan bahwa memaksakan diri mengemudi saat lelah berisiko menyebabkan kecelakaan. Ia menekankan pentingnya pengemudi bersikap bijak.
Menurut Sony, jika rest area penuh, pengemudi seharusnya mencari tempat istirahat alternatif lain. "Nggak harus selalu di rest area," katanya. Alternatifnya adalah mencari tempat di exit tol terdekat. Atau, jika terpaksa berhenti di bahu jalan tol, pastikan lokasinya relatif aman dan jangan berlama-lama.
Istirahat singkat 5 menit di bahu jalan bisa dilakukan dengan langkah-langkah spesifik. Pengemudi harus mematikan mesin, menyalakan lampu hazard, berdiri di belakang mobil, menarik napas dalam-dalam, dan melakukan peregangan ringan untuk mengaktifkan motorik dan sensorik. Tujuannya adalah melancarkan sirkulasi darah dan oksigen ke seluruh tubuh dan otak, yang diklaim dapat menghilangkan kantuk sekitar satu jam.
Sony mengingatkan bahwa berhenti di bahu jalan memiliki risiko. Situasi ini lebih aman jika arus lalu lintas padat dan kecepatan relatif rendah. "Kalau kosong, pasti ngebut semua. Kalau kosong lebih baik cari exit atau rest area terdekat," tegasnya.
Ketika beristirahat di rest area atau exit tol terdekat, istirahat harus dilakukan secara optimal. Sony menyarankan pembagian waktu istirahat:
- Stretching 5 menit fokus pada anggota tubuh yang berfungsi motorik.
- Lima menit kedua untuk merangsang fungsi sensorik, terutama penglihatan dan pendengaran.
- Lima menit berikutnya digunakan untuk menyegarkan fungsi otak melalui meditasi agar fokus meningkat.
Jika rasa kantuk sudah sangat berat dan benar-benar membutuhkan tidur, Sony menyarankan strategi berikut. Setel alarm selama 1 jam, lalu minum kopi sebelum tidur. Strategi ini memberikan dua dorongan energi (boost) setelah bangun. Ia menambahkan bahwa anggapan minum kopi langsung membuat terjaga hanyalah sugesti, karena efek kopi baru terasa sekitar satu jam setelah dikonsumsi berdasarkan studi.
Istirahat yang cukup dan strategi alternatif saat rest area penuh sangat penting untuk menjaga keselamatan selama perjalanan mudik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
