Ancaman Judi Online Tertarget Generasi Muda di Era Digital
Gambar atau konten salah?
Generasi muda yang menghabiskan sebagian besar waktunya di ruang siber menjadi sasaran baru sindikat judi online. Mereka tidak sengaja memasuki dunia perjudian; kebanyakan hanya bermain game online, menonton live streaming, atau melakukan transaksi digital lewat gadget.
Namun, judi online tidak hanya menargetkan orang dewasa. Iklan dan ajakan bermain sering muncul di platform yang sama, sehingga generasi muda mudah terpapar. "Tren ancaman judi online bagi generasi muda saat ini semakin meningkat dengan pesat," ujar pakar politik siber dan kajian stratejik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, Prakoso Aji, Selasa, 12 Mei 2026.
Aktivitas digital yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari‑hari mereka memberi peluang bagi kelompok tidak bertanggung jawab untuk masuk. Prakoso Aji menambahkan, "Permainan game online, live streaming, hingga berbagai transaksi digital, yang sudah tidak bisa lagi dilepaskan dalam aktivitas keseharian, sangat berpotensi disusupi oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab, termasuk judi online,".
Oleh karena itu, masyarakat—termasuk generasi muda—perlu memiliki kontrol diri dan kesadaran akan potensi ancaman. Menjauhi ajakan judi dan berhati-hati saat bertransaksi online menjadi langkah pertama yang penting.
Selain itu, Prakoso Aji menekankan perlunya sinergi antar instansi pemerintah. "Diperlukan penguatan sinergitas peran antar instansi pemerintah terkait, juga kesadaran dari masyarakat untuk mengatasi praktek judi online di Indonesia," katanya.
Penguatan regulasi dan edukasi digital menjadi kunci. Pemerintah dan aparat hukum harus bekerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat dan platform digital untuk memantau dan menindak praktik judi yang tersembunyi di balik layanan online.
Di tengah pertumbuhan ekonomi digital, generasi muda tetap rentan terhadap manipulasi. Kesadaran diri dan kebijakan publik yang terkoordinasi dapat membantu mengurangi dampak negatif sindikat judi online di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Praearcturus Gigas: Kalajengking Raksasa 1 Meter di Era Devon
Jack Ma di Moskow: Tantang Mahasiswa Hadapi Ketakutan
Satria-1 Tambah 154 Titik Akses Sangihe-Sitaro, 50‑150 Mbps
Kaspersky: Phishing QR Teks ASCII Menambah Serangan 5x
Nanik Deyang Jadi Kepala BGN, Fokus Gizi Anak Nasional
Jack Ma Kenang Pencapaian Besar: Nikah dengan Zhang Ying
Berita Terbaru
Tren Strava Fridge: Minuman di Kulkas Minimarket Jadi Viral
Trump Lakukan Tiga Pemeriksaan Medis di Walter Reed
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
IHSG Turun 4,11% di Tengah Sesi, Rupiah Menguat
Grab Tegaskan Tidak Keluar Indonesia, Tetap Komitmen Lanjut
