Andi Gani: Dukungan Penuh, Menolak Kabinet Prabowo, Mengawasi

Surya B. · 2 min baca · 1 jam lalu · 27 dibaca
Bisik.id
Andi Gani: Dukungan Penuh, Menolak Kabinet Prabowo, Mengawasi

Gambar atau konten salah?

Andi Gani Nena Wea, pemimpin serikat pekerja terbesar di Indonesia, menanggapi kabar bahwa Said Iqbal akan bergabung ke kabinet Presiden Prabowo Subianto dengan kata-kata yang jelas. Ia menegaskan rasa hormatnya terhadap keputusan para tokoh buruh yang memilih masuk ke pemerintahan, sekaligus mengingatkan agar perjuangan hak pekerja tetap dilanjutkan.

“Saya lebih memilih jalan perjuangan sebagai pemimpin buruh. Saya mendoakan teman‑teman buruh yang masuk di dalam Pemerintahan untuk tetap memperjuangkan hak‑hak buruh,” kata Andi Gani dalam pernyataannya pada 5 Juni 2026.

Andi Gani mengaku pernah menerima tawaran bergabung ke kabinet sejak era Presiden Joko Widodo dan juga ketika Prabowo menjabat. Bahkan, ia pernah ditawari memimpin Dewan Kesejahteraan Buruh di pemerintahan Prabowo. Meski begitu, ia memilih tetap berada di luar pemerintahan, menekankan bahwa serikat pekerja harus terus berfungsi sebagai pengawas kebijakan pemerintah.

Menurutnya, hubungannya dengan Presiden Prabowo sangat baik. Ia menjelaskan kepada Presiden bahwa ia tetap mendukung program pemerintah meski tidak bergabung di kabinet. “Hubungan saya dengan Presiden Prabowo terjalin sangat baik. Saya juga menjelaskan kepada Presiden Prabowo soal pilihan saya untuk tetap memilih sebagai Presiden Buruh dan tetap mendukung Pemerintahan Prabowo Subianto,” ujarnya.

Keputusan Andi Gani tidak berarti mengurangi dukungannya. Ia tetap menyokong berbagai program pemerintah, namun menegaskan perannya sebagai pemimpin buruh. Sebelumnya, tokoh buruh lain, Jumhur Hidayat, telah masuk kabinet sebagai Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Kini, kabar tentang Said Iqbal yang akan bergabung ke pemerintahan juga mulai beredar.

Dengan semakin banyaknya tokoh buruh yang masuk ke lingkar pemerintahan, keputusan Andi Gani menyoroti perbedaan strategi antara tetap berada di luar kabinet dan tetap berperan aktif dalam mengawasi kebijakan. Meski tidak menjadi bagian dari kabinet, ia tetap berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak pekerja di Indonesia.

Andi GaniSerikat PekerjaKabinet PrabowoHak PekerjaProgram PemerintahSaid IqbalDewan Kesejahteraan BuruhPrabowo Subianto

Komentar

Memuat komentar...