Android Lebih Cepat Browsing Mobile, Google Konfirmasi
Gambar atau konten salah?
Google baru saja mengumumkan bahwa sistem operasi Android kini menjadi platform penjelajahan web mobile tercepat di dunia, menyalip iOS. Klaim ini didasarkan pada hasil tes menggunakan benchmark terkenal, Speedometer dan LoadLine. Dalam posting blog Chromium, Google menegaskan bahwa peningkatan performa berasal dari sinergi yang semakin kuat antara perangkat keras, sistem operasi Android, dan mesin browser Chrome.
“Perangkat Android unggulan terbaru mencetak rekor kinerja baru, mengungguli semua pesaing seluler dalam pengujian utama seperti Speedometer dan LoadLine,” tulis Google dikutip dari wccftech, Minggu (29 Maret 2026). Pernyataan tersebut menegaskan bahwa ponsel Android kelas atas kini dapat menyaingi, bahkan melampaui, platform lain dalam pengujian utama.
Speedometer adalah benchmark yang sering dipakai untuk mengukur responsivitas browser dalam situasi nyata. Tes ini mensimulasikan aktivitas pengguna seperti mengetuk, menggulir, dan mengetik di halaman web. Skor yang lebih tinggi berarti pengalaman browsing lebih mulus dan cepat. Sementara LoadLine mengukur kecepatan pemuatan halaman setelah pengguna mengklik tautan, menggunakan versi stabil dari situs populer seperti e-commerce dan portal berita.
Menurut Google, ponsel Android kelas atas mencatat skor hingga 47 persen lebih tinggi dibandingkan platform pesaing, yang merujuk pada iOS. Pengujian ini dilakukan pada tiga perangkat flagship Android terbaru, meskipun Google tidak merinci model yang digunakan. Selain itu, Google mengungkapkan peningkatan signifikan dari generasi ke generasi. Beberapa perangkat Android terbaru mengalami lonjakan skor Speedometer dan LoadLine sebesar 20 hingga 60 persen dibandingkan pendahulunya.
Peningkatan ini tidak terlepas dari upaya Google yang mendorong produsen perangkat (OEM) untuk mengoptimalkan perangkat mereka terhadap kedua benchmark tersebut. Optimalisasi mencakup penyempurnaan pada sisi hardware, sistem operasi, hingga mesin browser. Google juga menyoroti pentingnya web dalam ekosistem Android. Lebih dari 90 persen aplikasi Android menggunakan komponen WebView, sementara Chrome tetap menjadi salah satu aplikasi paling banyak digunakan di berbagai perangkat, mulai dari smartphone, tablet, hingga perangkat lipat.
Dalam pengujian internal, Google mencatat peningkatan nyata dalam pengalaman pengguna. Waktu pemuatan halaman diklaim lebih cepat sekitar empat hingga enam persen, sementara respons interaksi pada skenario penggunaan berat meningkat enam hingga sembilan persen.
Namun, klaim ini masih memiliki beberapa catatan. Performa terbaik hanya dicapai pada perangkat Android kelas atas dengan optimalisasi maksimal. Artinya, pengalaman pengguna di lapangan bisa berbeda tergantung pada model perangkat, konfigurasi hardware, serta tingkat optimalisasi dari masing-masing produsen.
Pengumuman ini memicu perhatian di kalangan penggemar teknologi. Selama ini, iOS melalui browser Safari sering dianggap unggul dalam hal performa dan efisiensi browsing. Namun, dengan data terbaru yang diungkap Google, posisi tersebut kini mulai ditantang oleh Android.
Ke depan, Google berharap benchmark seperti Speedometer dan LoadLine dapat terus digunakan oleh developer dan produsen perangkat untuk meningkatkan kualitas pengalaman web di perangkat mobile secara keseluruhan.
Dengan data yang menunjukkan peningkatan skor signifikan pada Android, para pengembang dan produsen perangkat kini memiliki dorongan tambahan untuk memfokuskan upaya optimasi pada browser dan sistem operasi. Hal ini dapat mempercepat adopsi teknologi web yang lebih responsif di pasar seluler, memberi konsumen alternatif yang lebih baik dibandingkan platform sebelumnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Galaxy Buds4 Pro: Kualitas Hi‑Fi, Desain Nyaman, ANC Tinggi
Nvidia Luncurkan RTX Spark: GPU Blackwell & Arm 20 Inti
AMD Luncurkan Ryzen 7 5800X3D 10th Anniversary dan 7700X3D
GREE Indonesia Luncurkan Layanan Pelanggan 24/7 Untuk AC 24 Jam
Kementerian Luar Negeri Perjanjian Baru dengan Pakistan
Xiaomi Luncurkan Smartwatch, Band, Earbud Baru di Indonesia
Berita Terbaru
Tren Strava Fridge: Minuman di Kulkas Minimarket Jadi Viral
Trump Lakukan Tiga Pemeriksaan Medis di Walter Reed
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
IHSG Turun 4,11% di Tengah Sesi, Rupiah Menguat
Grab Tegaskan Tidak Keluar Indonesia, Tetap Komitmen Lanjut
