Antam Rubah Direksi, Arini Kasmira Jadi Direktur Keuangan
Gambar atau konten salah?
PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ATNM) mengumumkan perubahan susunan direksi perseroan. Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), perubahan pengurus dilakukan pada satu direktur dan komisaris.
Pemegang saham menyetujui Arini Kasmira sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, menggantikan Arianto Sabtonugroho. Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Arianto Wibowo sebagai Komisaris.
Direktur Utama Antam, Untung Budiharto, menegaskan bahwa figur pengurus perseroan memiliki kompetensi dan integritas untuk membawa perseroan menjadi lebih baik ke depan. Dengan begitu, Antam diharapkan dapat memberi nilai tambah yang besar dan berkontribusi bagi negara.
“Kami akan memperkuat soliditas manajemen dan menjadi motor penggerak Antam untuk terus tumbuh sebagai perusahaan pertambangan yang berdaya saing global, yang tidak hanya mengejar profitabilitas, tetapi juga menjunjung tinggi prinsip tata kelola yang baik,” ungkap Untung dalam konferensi persnya secara virtual, 10 Juni 2026.
Susunan direksi dan komisaris Antam berdasarkan hasil RUPST hari ini:
- Direktur Utama : Untung Budiharto
- Direktur Strategi Hilirisasi dan Operasi Hilir : I Dewa Bagus Sugata Wirantaya
- Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral : Hartono
- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Arini Kasmira
- Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi : Ratih Dewihandajani L
- Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial : Handi Sutanto
- Komisaris Utama : Irwandy Arif
- Komisaris : Elen Setiadi
- Komisaris : Rudy Sufahriadi
- Komisaris : Aryanto Wibowo
- Komisaris Independen : Pius Lustrilanang
- Komisaris Independen : Ridwan (ahi/hns)
Perubahan ini menandai langkah strategis Antam dalam memperkuat struktur manajemen dan menegaskan komitmen terhadap tata kelola yang baik. Dengan susunan direksi dan komisaris yang baru, perusahaan siap menghadapi tantangan global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Nasabah Maybank: Reksa Dana Jatuh Tempo 2023 Belum Cair
IHSG Sentuh 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor
China Beri Peringkat Utang Tertinggi ke Indonesia
Sandwich Generation: 82,96% Rumah Tangga Masih Bergantung pada Lansia
Bank Mandiri Perkuat Keamanan Siber Digital
Menkeu Bantah Rumor S&P Turunkan Peringkat Indonesia
