Antrean SPBU Balen, Gampeng Memicu Kemacetan di Bojonegoro

Lia N. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 55 dibaca
Bisik.id
Antrean SPBU Balen, Gampeng Memicu Kemacetan di Bojonegoro

Gambar atau konten salah?

02 Juni 2026 – Di sepanjang rute utama BojonegoroBabat, antrean panjang kendaraan menumpuk di SPBU Kalianyar dan Gampeng, membuat jalan menjadi sempit dan memicu kemacetan parah. Kendaraan roda empat hingga truk besar terlihat menunggu di bahu jalan, menghambat arus lalu lintas dari kedua arah.

Antrean yang meluber ke jalan raya mempersempit ruang gerak kendaraan lain. Akibatnya, arus lalu lintas tersendat, memaksa pengendara lain memperlambat laju atau berpindah lajur untuk menghindari ekor antrean. Situasi ini menimbulkan ketegangan di antara para pengendara yang harus menunggu lama di jalur utama.

“Resah sekali Mas, sudah dua hari ini setiap lewat jalur sini pasti kejebak macet. Tadi malam di SPBU Balen dan Veteran, pagi ini antreannya panjang sampai keluar ke jalan di Kalianyar dan Gampeng, jadi bikin jalanan menyempit dan macet. Harusnya ada penertiban supaya antreannya tidak mengganggu pengguna jalan lain,” ujar Rozak (42) dengan nada kesal saat ditemui di lokasi.

Keluhan serupa muncul dari pengendara lain. Mereka menilai bahwa antrean tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Banyak kendaraan terpaksa memperlambat atau berpindah lajur mendadak demi menghindari ekor antrean SPBU, menambah potensi tabrakan.

Penyebab utama kemacetan ini diduga karena kelangkaan solar subsidi. Pada siang hari, stok solar subsidi di SPBU Balen dan SPBU Veteran terpantau kosong. Penumpukan kendaraan terjadi karena sopir langsung menyerbu SPBU mana saja yang masih memiliki stok, tanpa memedulikan panjang antrean.

“Sulit mau beli solar subsidi. Sehingga disaat ada SPBU yang ada solarnya langsung dipenuhi kendaraan untuk antre hingga panjang,” kata Solikin, salah seorang sopir yang menunggu di SPBU.

Hingga saat ini, arus lalu lintas di sekitar SPBU Kalianyar dan SPBU Gampeng Balen masih terpantau padat. Pengguna jalan berharap pihak otoritas terkait dan aparat kepolisian segera turun tangan untuk mengatur jalannya antrean, sehingga kemacetan tidak terus berlanjut dan merugikan publik.

Situasi ini menyoroti betapa pentingnya pengelolaan stok bahan bakar subsidi dan penataan antrean SPBU. Tanpa koordinasi yang tepat, antrean panjang dapat dengan cepat berubah menjadi hambatan lalu lintas, mengganggu mobilitas masyarakat dan meningkatkan risiko kecelakaan. Pihak berwenang perlu meninjau prosedur distribusi solar subsidi agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan serupa di masa depan.

KemacetanSPBUSolar subsidiAntrean panjangJalanan sempitBojonegoro-BabatPengendaraKecelakaan

Komentar

Memuat komentar...