Anumerta Ichwan Gugur di Misi PBB Lebanon, Makam di Magelang

Wati N. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 55 dibaca
Bisik.id
Anumerta Ichwan Gugur di Misi PBB Lebanon, Makam di Magelang

Gambar atau konten salah?

Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan yang gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) dimakamkan di TMP Giri Dharmoloyo II Cawang Magelang pada pagi hari ini.

Rencana upacara pemakaman dipimpin oleh Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita. Informasi ini disampaikan oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto di rumah duka Dusun Deyangan, Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

“Besok (Minggu) akan kita laksanakan upacara persemayaman. Selanjutnya kita akan berangkat menuju Taman Makam Pahlawan Giri Dharmoloyo di Magelang pukul 08:00 WIB, kemudian nanti akan dilaksanakan upacara pemakaman pada pukul 09.00 WIB yang akan dipimpin langsung oleh Irup Bapak Wakil Panglima TNI,” kata Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto kepada wartawan di rumah duka, Sabtu (04 April 2026).

Serka Anumerta Ichwan bertugas di Kodam IX/Udayana di lingkungan Kesehatan Kodam (Kesdam), di mana ia berperan sebagai bintara perawat. Sebelum bertugas, almarhum pernah mendaftar tiga kali untuk menjadi anggota kontingen Garuda yang bertugas di luar negeri, tepatnya di Gaza.

“Almarhum sebelum bertugas sudah pernah mendaftar tiga kali untuk menjadi anggota kontingen Garuda yang bertugas di luar negeri, tepatnya di Gaza,” sambung Piek. “Akhirnya sampai tiga kali almarhum bisa lolos untuk ikut sebagai tergabung dalam pasukan PBB,” imbuhnya.

Pihaknya menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan. “Ya, kami sebagai keluarga besar Kodam Udayana sekali lagi mengucapkan ikut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Dan kepada keluarga almarhum kami mendoakan agar diberi ketabahan,” lanjutnya.

“Dan kita dari komando, atasan langsung, selama ini juga sudah mengikuti untuk hak-hak almarhum dan keluarganya. Semuanya tunjangan oleh pemerintah lewat kami kesatuan, kami teruskan kepada anggota dan semuanya tunjangan‑tunjangan yang didapat dari pemerintah untuk anggota ini, untuk almarhum, sudah kami teruskan dan kami sampaikan kepada istri almarhum,” pungkasnya.

Tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian PBB di Lebanon gugur beberapa waktu lalu. Anggota TNI yang gugur adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon.

Praka Farizal Rhomadhon tewas usai proyektil meledak di dekat salah satu posisi kelompok tersebut di dekat Desa Adchit al-Qusayr di Lebanon selatan pada Minggu (29 March 2026). Kemudian, keesokan harinya, Senin (30 March 2026), PBB mengonfirmasi lagi dua prajurit TNI meninggal setelah sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL. Sementara dua lainnya terluka. Insiden itu, lanjut PBB, terjadi di dekat Bani Hayyan di Lebanon selatan.

Jenazah ketiga korban tiba di RI pada Sabtu (04 April 2026). Ketiga jenazah sempat disemayamkan di Bandara Soekarno‑Hatta sebelum dipulangkan ke rumah duka.

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke‑6 Susilo Bambang Yudhoyono juga sempat memberi penghormatan terakhir bagi para prajurit TNI yang gugur di Lebanon.

Peristiwa ini menegaskan kembali risiko yang dihadapi oleh prajurit Indonesia dalam misi perdamaian internasional. Kehilangan tiga anggota TNI di Lebanon menambah beban emosional bagi keluarga dan unit mereka, sekaligus mengingatkan pentingnya dukungan tunjangan dan hak-hak bagi keluarga korban. Pihak komando terus menyalurkan bantuan kepada keluarga almarhum, sementara pemerintah menegaskan komitmennya terhadap penghormatan dan dukungan bagi para prajurit yang berkorban di luar negeri.

Serka AnumertaUNIFILMagelangKodam IX/UdayanaTaman Makam PahlawanGazaPBBPrabowo Subianto

Komentar

Memuat komentar...