Aprilia Akui Kaget Lihat Rekam Jejak Bezzecchi Dorong Marshal

Wahyu T. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Aprilia Akui Kaget Lihat Rekam Jejak Bezzecchi Dorong Marshal

Gambar atau konten salah?

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, memberikan penjelasan detail tentang bagaimana timnya pertama kali mengetahui insiden yang melibatkan pembalap Marco Bezzecchi dengan seorang marshal di MotoGP Republik Ceko 2026. Kejadian ini menjadi sorotan besar setelah rekaman video mulai beredar luas.

Menurut Rivola, Aprilia pada awalnya tidak memiliki gambaran lengkap tentang apa yang sebenarnya terjadi setelah Bezzecchi mengalami kecelakaan saat Sprint Race di Sirkuit Brno pada 20 Juni 2026. Saat itu, Bezzecchi sedang berada di posisi kelima sebelum terjatuh di lap kedua terakhir. Kejadian ini terjadi di luar jangkauan kamera siaran langsung.

Rider asal Italia tersebut kemudian terlibat dalam insiden dengan seorang marshal yang sedang membantu mengevakuasi motornya dari area gravel. Beberapa jam setelah balapan sprint berakhir, rekaman insiden tersebut mulai menyebar dan berujung pada hukuman larangan bagi Bezzecchi untuk tampil di balapan utama MotoGP Ceko.

"Ya, saya terkejut," kata Rivola saat diwawancarai. Ia mengaku kaget ketika melihat rekaman lengkap kejadian tersebut untuk pertama kalinya.

Rivola menjelaskan bahwa reaksi awal Bezzecchi saat mendatangi marshal masih bisa dimengerti. Pembalap itu berusaha menghentikan motornya yang terus berputar dalam kondisi mesin masih menyala. "Saya tidak terlalu terkejut dengan tindakan pertama karena dia seperti ingin menyelamatkan motornya. Tetapi yang kedua jelas tidak bisa diterima," ujar Rivola.

Aprilia baru mengetahui detail lengkap insiden tersebut ketika tim dipanggil menghadap FIM MotoGP Stewards. Ketika ditanya apakah Bezzecchi sudah menjelaskan kejadian itu kepada tim, Rivola mengungkapkan respons pertama yang diberikan oleh pembalapnya.

"Marco bilang, 'Ya, saya mendorong marshal, tetapi dia membuat mesin motor meraung'. Jadi kami menganggap itu penjelasannya," ujar Rivola. Ia menambahkan bahwa Bezzecchi bahkan tidak langsung menyadari seluruh rangkaian kejadian yang terjadi saat itu.

"Dia benar-benar lupa dengan bagian yang kedua. Dalam situasi seperti itu adrenalin sedang berada di puncaknya," tuturnya. Meskipun mencoba memahami kondisi psikologis pembalapnya, Rivola menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah pembenaran atas tindakan yang dilakukan Bezzecchi.

Aprilia sebelumnya sempat mengajukan banding atas hukuman yang diberikan oleh steward. Namun, upaya tersebut ditolak sehingga Bezzecchi tetap harus absen pada balapan utama MotoGP Ceko. Rivola menegaskan bahwa timnya menerima keputusan tersebut dan kembali menyampaikan permintaan maaf kepada marshal yang terlibat.

"Kami mendukung prinsip nol toleransi, jadi saya menerima hukuman itu dan kami menerimanya," ujarnya.

Meski begitu, Rivola menjelaskan alasan Aprilia tetap mengajukan banding. Menurutnya, ada sejumlah kasus lain di masa lalu yang mendapatkan hukuman berbeda meskipun melibatkan insiden yang serius. "Alasan kami mengajukan banding karena sebelumnya ada beberapa kasus lain yang juga serius. Misalnya insiden Aleix Espargaro dan Franco Morbidelli yang saat itu berujung denda dan hukuman grid," kata Rivola.

Kasus Bezzecchi sendiri menjadi salah satu kontroversi terbesar di MotoGP musim ini. Selain membuatnya kehilangan kesempatan tampil di Brno, hukuman tersebut juga berdampak pada persaingan gelar juara dunia 2026. Insiden ini menyoroti betapa pentingnya keselamatan marshal di lintasan dan konsekuensi serius yang harus dihadapi jika tindakan agresif terhadap petugas terjadi.

Aprilia Racinginsiden marshalMarco Bezzecchihukuman laranganMotoGP Cekobandingnol toleransi

Komentar

Memuat komentar...