Arema FC Hadapi Persis Solo di Stadion Kanjuruhan, Malang
Gambar atau konten salah?
Arema FC akan menantang Persis Solo di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu, 18 April 2026. Pertandingan dimulai pukul 15.30 dan akan dipimpin oleh wasit Mustafa Kamal dari Aceh.
Pelatih Marcos Santos memilih formasi 4‑3‑3 sebagai dasar. Formasi ini dapat berubah menjadi 4‑2‑3‑1 bila diperlukan, memberi fleksibilitas pada lini tengah dan depan.
Di posisi penjaga gawang, Lucas Frigeri kembali dipercaya. Kecepatan dan refleksnya diharapkan dapat menahan tembakan kuat dari Persis Solo.
Keempat pemain lini belakang Arema adalah Rio Fahmi, Hansamu Yama, Julian Guevara, dan Johan Ahmat Farizi. Mereka telah tampil stabil dalam beberapa pertandingan terakhir.
Di sektor sentral, Roberto Pimenta (Betinho), Arkhan Fikri, dan Matheus Balde akan berperan sebagai dinamo. Tiga pemain ini diharapkan dapat menguasai lini tengah dan menciptakan peluang.
Di depan, Gabriel Silva (Gabi), Gustavo Franca, dan Joel Vinicius akan saling mendukung. Kombinasi mereka menjadi kunci untuk menembus pertahanan Persis Solo.
Dalberto, yang biasanya bermain di lini depan, dimulai laga dari bangku cadangan. Ia tetap menjadi opsi penting bila diperlukan pergantian.
Arema FC:
- Lucas Frigeri (GK)
- Rio Fahmi, Hansamu Yama, Julian Guevara, Johan Ahmat Farizi (C)
- Betinho, Arkhan Fikri, Matheus Balde
- Gabi, Gustavo Franca, Joel Vinicius
Persis Solo:
- Muhammad Riyandi (GK)
- Dodi Alekvan Djin, Dusan Mijic, Kadek Raditya, Luka Dumancic
- Andrei Alba, Dejan Tumbas, Zanadin Fariz, Jefferson Ferreira
- Miroslav Maricic, Roman Paparyha
Dengan susunan pemain yang kuat dan strategi fleksibel, Arema FC berusaha memanfaatkan keunggulan di kandang. Pertandingan ini menjadi ajang bagi para pemain untuk menunjukkan konsistensi dan kemampuan mereka di depan penonton setia di Malang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
