Arsenal Seru di Stadion Metropolitano, 1-1 dengan Atletico
Gambar atau konten salah?
Arsenal mengunjungi markas Atletico Madrid di Stadion Metropolitano pada 30 April 2026, Kamis dini hari WIB. Pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions berakhir dengan skor 1-1.
Suporter Atletico menampilkan dukungan masif bagi tim Diego Simeone. Di tengah keramaian, Bukayo Saka menikmati suasana yang berbeda. Ia mengaku senang berada di kubu lawan, sekaligus menantikan leg kedua yang akan berlangsung di Emirates Stadium.
“Sungguh menyenangkan bermain di stadion seperti ini, dan momen seperti ini adalah impian setiap orang,” kata Saka, dikutip dari situs resmi Arsenal. Ia menambahkan, “Kami menantikan pertandingan di Emirates Stadium minggu depan – saya yakin itu akan jauh lebih baik daripada yang kami saksikan malam ini, dan itu pasti akan memberi kami dorongan semangat.”
Dengan hasil ini, Arsenal tetap menjadi satu-satunya tim yang belum kalah di Liga Champions 2025/2026. Saka menegaskan, “Kita akan lihat apakah kami bisa melanjutkan (rekor tak terkalahkan kami), tentu saja – dimulai minggu depan.”
Secara keseluruhan, pertandingan menampilkan ketegangan yang tinggi dan menegaskan posisi Arsenal sebagai kontestan kuat di kompetisi ini, sementara para suporter Atletico tetap menunjukkan semangat yang kuat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Florentino Perez Kampanye Presiden Real Madrid dengan Mourinho
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Berita Terbaru
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Beasiswa AGRTPS 2026: 5 Slot Buka, Pendaftaran Hingga 18 Juni
BGN Digeledah, Pimpinan Baru Fokus Perbaikan Tata Kelola
AS Pasang Tarif 10‑12,5% ke Barang Indonesia dan 59 Negara
