Arsenal Terbuka Kritik Schmeichel atas VAR di West Ham
Gambar atau konten salah?
Arsenal saat ini berada di posisi terdepan klasemen Liga Inggris, namun pendapat kritis muncul tentang keunggulan mereka. Peter Schmeichel, mantan kiper Manchester United dan Manchester City, menilai bahwa posisi tersebut tidak pantas.
Kontroversi muncul setelah pertandingan antara Arsenal dan West Ham United di London Stadium. Arsenal mengalahkan West Ham 1-0 berkat gol Leandro Trossard. Namun, gol tersebut menjadi sorotan karena adanya penolakan gol West Ham di menit akhir.
Gol Callum Wilson pada situasi bola mati dinilai melanggar kiper Arsenal, David Raya. Wasit memutuskan untuk melakukan tinjauan menggunakan video assistant referee (VAR). Setelah meninjau, gol tersebut dibatalkan.
Selama musim ini, Arsenal mencetak 68 gol di Liga Inggris, dengan 21 gol atau 31 persen berasal dari set piece. Banyak kritik menyoroti strategi set piece yang menumpuk pemain di kotak penalti, sehingga membatasi ruang gerak kiper lawan. Kritik ini menjadi pemicu Schmeichel mengemukakan pendapatnya.
“Keputusan hari ini benar-benar salah dalam banyak hal. Yang membuat saya sangat marah adalah Arsenal tidak akan pernah berada di puncak klasemen jika itu dianggap pelanggaran,” kata Schmeichel seperti dikabarkan oleh Daily Star. “Begitulah cara mereka mencetak begitu banyak gol, dengan cara menghalangi lawan, menahan lawan, melakukan segala macam hal, dan kemudian kita sampai pada titik ini... VAR butuh waktu lima menit (untuk memutuskannya).”
Menurut Schmeichel, Darren England, petugas VAR, membutuhkan waktu lima menit untuk memutar ulang tayangan berkali-kali. Ia menilai keputusan tersebut menimbulkan keraguan. “Itu tidak mungkin pelanggaran, tidak mungkin,” tambahnya. “Menurut saya ini sangat salah, saya tidak mengerti mengapa tiba-tiba itu dianggap pelanggaran, karena hal seperti itu tidak pernah dianggap pelanggaran bagi tim mana pun di sepanjang musim ini.”
Debat ini menyoroti ketegangan antara strategi set piece Arsenal dan peran VAR dalam menilai pelanggaran. Setiap keputusan memiliki dampak besar pada posisi klasemen, menambah ketegangan di antara para penggemar dan analis sepak bola.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Florentino Perez Kampanye Presiden Real Madrid dengan Mourinho
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Gilberto Mora, Pemain Termuda Piala Dunia 2026, 17 Tahun
Berita Terbaru
Paula Hurd & Bill Gates Bersinergi di Breakthrough Prize 2026
Tren Strava Fridge: Minuman di Kulkas Minimarket Jadi Viral
Trump Lakukan Tiga Pemeriksaan Medis di Walter Reed
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
IHSG Turun 4,11% di Tengah Sesi, Rupiah Menguat
