Artemis 2: Toilet Macet, NASA Siapkan Perbaikan Cepat

Hari W. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 114 dibaca
Bisik.id
Artemis 2: Toilet Macet, NASA Siapkan Perbaikan Cepat

Gambar atau konten salah?

Artemis 2 diluncurkan pagi hari 02 April 2026 dan segera menuju Bulan. Beberapa jam setelah peluncuran, astronaut di kapsul Orion melaporkan masalah pada sistem toilet.

Astronaut Christina Koch, spesialis misi Artemis 2, mengungkapkan kendala saat menyalakan bagian dari toilet yang dinamai Universal Waste Management System. “Kipas toilet dilaporkan macet,” kata juru bicara NASA Gary Jordan dalam siaran langsung peluncuran.

Gary Jordan menambahkan bahwa tim di darat sedang menyiapkan instruksi untuk mencapai area kipas dan membersihkannya agar toilet dapat berfungsi kembali. “Sekarang tim di darat sedang menyusun instruksi tentang cara menjangkau area kipas dan membersihkan area tersebut untuk memperbaiki toilet agar misi dapat dilanjutkan,” sambungnya.

Norm Knight, Direktur Operasi Penerbangan NASA, menyatakan kerusakan disebabkan oleh masalah pada sistem pengontrol. Ia juga mengonfirmasi bahwa astronaut masih dapat menggunakan toilet untuk buang air besar, namun tidak untuk buang air kecil. “Sementara itu, mereka sedang mempersiapkan rencana darurat mereka—sistem pengelolaan kotoran cadangan mereka khusus untuk urin,” kata Jordan.

Setelah laporan Koch, Mission Control mengirimkan instruksi. “Senang melaporkan bahwa toilet sudah dapat digunakan. Kami menyarankan untuk membiarkan sistem mencapai kecepatan operasional sebelum mendonorkan cairan, dan membiarkannya aktif sebentar setelah donasi,” kata Amy Dill kepada Koch.

Toilet ini merupakan fasilitas mewah bagi astronaut Artemis 2, karena tidak pernah ada di misi NASA ke Bulan sebelumnya. “Toilet merupakan fasilitas mewah bagi astronaut Artemis 2 karena tidak pernah ada di misi NASA ke Bulan sebelumnya. Astronaut Apollo pada tahun 1960‑an dan 1970‑an tidak merasakan kemewahan tersebut karena harus buang air kecil dan besar ke dalam kantong plastik,” jelas.

Deskripsi teknis menunjukkan toilet di kapsul Orion lebih kecil dibandingkan kamar mandi di International Space Station. Toilet itu dibenamkan di lantai kapsul dan dilengkapi pegangan agar astronaut dapat buang air dengan stabil di kondisi gravitasi nol.

Dengan perbaikan yang berhasil, astronaut dapat kembali menggunakan toilet untuk buang air besar, sementara sistem cadangan tetap siap menangani urin. Hal ini memastikan kelangsungan misi tanpa gangguan signifikan.

Artemis 2toiletUniversal Waste Management Systemkapsul OrionAstronaut Christina KochNASAMission Control

Komentar

Memuat komentar...