Arus Balik Idul Fitri 2026 di Gilimanuk Kuat Pemeriksaan
Gambar atau konten salah?
Arus balik Idul Fitri 2026 di Pelabuhan Gilimanuk mulai menunjukkan peningkatan pada Minggu, 22 Maret 2026. Pihak kepolisian menyiapkan 30 personel dan anjing pelacak untuk mencegah barang terlarang masuk ke Pulau Dewata. Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, menegaskan bahwa Polres Jembrana memperketat pemeriksaan di Pos II Pelabuhan Gilimanuk.
Citra mengatakan, “Sejumlah kendaraan dominasi motor dan mobil mulai berdatangan sejak pagi hari. Kita siagakan 30 personel khusus untuk melakukan pemeriksaan intensif terhadap orang, kendaraan, maupun barang bawaan sebelum masuk Bali.” Pemeriksaan tidak hanya manual; alat penunjang seperti mirror detector dan anjing pelacak (K-9) juga digunakan. Ia menegaskan, “Kita upayakan mencegah masuknya barang terlarang. Penggunaan alat bantu juga termasuk K-9. Kita cek skala prioritas. Terutama surat-surat kendaraan serta barang bawaan.”
Meski pemeriksaan diperketat, Citra menekankan proses berjalan mengalir agar tidak menumpuk kendaraan. Ia berkata, “Karena ini kan untuk orang masuk Bali datangnya akan mengalir, jadi pemeriksaan bisa dimaksimalkan dan juga agar tidak mengganggu aktivitas di pelabuhan. Pemeriksaan bertahap, datangnya mengalir tidak berbarengan.”
Prediksi peningkatan arus balik ini merupakan kompensasi atas tingginya angka pemudik yang meninggalkan Bali sebelumnya. Data Posko Gilimanuk mencatat hampir setengah juta orang menyeberang ke Pulau Jawa selama periode angkutan Lebaran 2026. PT ASDP Cabang Ketapang‑Gilimanuk melaporkan total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa sejak H‑10 hingga H‑1 Lebaran mencapai 494.678 orang, naik 5,2 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu (470.036 orang). Kendaraan mencapai 158.364 unit, naik 6,1 % dibandingkan 149.198 unit tahun lalu. Jumlah ini diprediksi akan kembali masuk ke Bali secara bertahap dalam beberapa hari ke depan.
Ringkasan: Peningkatan arus balik Idul Fitri 2026 di Gilimanuk diantisipasi dengan penegasan pemeriksaan intensif, penggunaan K-9, dan alur proses mengalir. Data menunjukkan kenaikan penumpang dan kendaraan yang menyeberang, sehingga diharapkan arus balik akan menyesuaikan secara bertahap.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Jembatan Selemadeg: Lubang Besar, Perbaikan Masih Menunggu
SMP Jembrana: 99,97% Lulus, Satu Siswa Tidak Lulus Di Sekolah
Enam Pemancing Diselamatkan Setelah Perahu Terbalik Buleleng
Penurunan Wisnus Bali 4,14% Tahun Ini, 2,03% Bulanan
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Cuaca cerah berawan Bali, hujan ringan Badung Denpasar
Berita Terbaru
Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 3-15 Juni: Lulusan PPG
Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi Gabung Sokol Pyrzyce
Liburan Baru Fokus Istirahat: Tren Sleep Tourism Meningkat
Pemerintah Perkenalkan Kebijakan Energi Terbarukan 2025
Amalia & Fadia Raih Kemenangan Ganda Putri, Melaju ke P4
Jembatan Selemadeg: Lubang Besar, Perbaikan Masih Menunggu
Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk, Populasi Menurun 123 Juta
Ariston Luncurkan Pemanas Air Andris 3, Kamar Mandi Smart
