Arus Balik Lebaran 2026 di Telaga Punggur Naik 16%
Gambar atau konten salah?
Arus balik Lebaran 2026 di jalur Pelabuhan Telaga Punggur menuju Pelabuhan Tanjung Uban, Bintan, mencatat peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga H+2 atau 23 Maret 2026, total penumpang mencapai 67.706 orang.
Menurut data Posko Angkutan Lebaran PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam, angka tersebut naik sekitar 16 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Peningkatan ini menandai tingginya mobilitas masyarakat pada arus mudik dan balik tahun ini.
Rincian penumpang menunjukkan 17.211 pejalan kaki dan 50.495 penumpang dalam kendaraan. Jika dibandingkan tahun 2025, kenaikan paling signifikan terjadi pada penumpang dalam kendaraan, seiring meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi saat mudik.
Jumlah kendaraan yang menyeberang juga mengalami lonjakan. Hingga H+2, tercatat 20.179 unit, didominasi oleh kendaraan roda dua sebanyak 13.452 unit dan roda empat sebanyak 5.961 unit. Sisanya terdiri dari bus dan truk.
General Manager ASDP Batam, Reno Yulianto mengatakan peningkatan ini telah diantisipasi melalui optimalisasi operasional sejak awal periode angkutan Lebaran. “Jika dibandingkan tahun 2025, terjadi kenaikan baik dari sisi penumpang maupun kendaraan. Namun secara umum layanan tetap berjalan lancar dan terkendali,” kata Reno, Selasa (24/3/2025).
Di arus balik H+2, jumlah penumpang dalam sehari mencapai 11.427 orang, meningkat dibandingkan tahun lalu. Dari jumlah tersebut, 3.539 orang merupakan pejalan kaki dan 7.888 orang merupakan penumpang dalam kendaraan. Sementara itu, jumlah kendaraan yang menyeberang pada H+2 tercatat 3.105 unit, menandai mobilitas masyarakat yang kembali ke Batam setelah libur Lebaran.
Dari sisi operasional, ASDP mengoperasikan 4 kapal dengan total 30 trip pada H+2. Meski jumlah armada terbatas, optimalisasi jadwal membuat layanan tetap mampu mengakomodasi lonjakan pengguna jasa.
Reno menambahkan, pihaknya juga terus memantau rasio volume terhadap kapasitas (V/C ratio) untuk memastikan layanan tetap dalam kondisi terkendali. “Walaupun terjadi peningkatan signifikan dibandingkan 2025, kondisi di lapangan masih dapat kami kelola dengan baik melalui pengaturan operasional dan koordinasi intensif,” jelasnya.
Data ini menunjukkan bahwa arus balik Lebaran 2026 di Batam mengalami lonjakan penumpang dan kendaraan, namun layanan tetap berjalan lancar berkat perencanaan dan pengawasan operasional yang ketat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Mandian Air Hangat vs Air Dingin: Manfaat bagi Tubuh
Pencarian Faiz Hidayat 23 Tahun di Gunung Seulawah Berlanjut
Harga Emas Antam Medan Turun Rp15.000 per Gram di Medan
Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Padangsidimpuan, Sumut
Raffi Ahmad Operasi Benjolan Bahu Setelah Haji, Tertutup
Lirik Lagu Timur: Rindu dan Harapan di Jarak Jauh Menyusuri
Berita Terbaru
Mihailo Perovic Tinggalkan Persebaya, Tak Lagi Pakai Seragam
Raphinha: Brasil kuat menyerang, butuh pertahanan Piala Dunia
SPMB 2026 Jambi: Mulai 8 Juni, Jalur Afirmasi & Mutasi
Mandian Air Hangat vs Air Dingin: Manfaat bagi Tubuh
Kebakaran Rumah di Musim Kemarau, Asuransi Zurich Lindungi
Trans7 Mengajar Cipasung: Pelatihan Konten Digital Mahasiswa
Cucurella Siap Transfer ke Barcelona, Chelsea Tuntut
