ASDP Batam Tambah Kapal, Mudik Mengkapan Tuntas 1 April

Dedi S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 53 dibaca
Bisik.id
ASDP Batam Tambah Kapal, Mudik Mengkapan Tuntas 1 April

Gambar atau konten salah?

ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam menambah armada kapal untuk mempercepat pengangkutan pemudik arus balik dari Mengkapan, Riau menuju Batam. Dengan tambahan ini, arus balik diprediksi akan tuntas pada Rabu, 01 April 2026.

General Manager ASDP Batam, Reno Yulianto, menjelaskan bahwa kapal reguler yang sudah beroperasi, yakni KMP Wira Loewisa dan KMP Lome, akan diperkuat dengan tambahan KMP Tanjung Burang. “Ada penambahan kapal untuk mengangkut pemudik arus balik. Kapal reguler tetap jalan, kita tambah KMP Tanjung Burang untuk percepatan,” kata Reno pada Selasa, 31 Maret 2026.

Reno menegaskan bahwa dengan tambahan armada tersebut, sisa pemudik dari Mengkapan diperkirakan dapat terangkut seluruhnya pada Rabu, 01 April 2026. “Prediksi kami, pemudik arus balik dari Mengkapan akan habis dengan kedatangan hari ini,” ujarnya.

Data ASDP menunjukkan bahwa KMP Tanjung Burang dapat mengangkut 324 penumpang pejalan kaki, 30 kendaraan roda empat, dan 20 sepeda motor. Sementara itu, masih terdapat antrean kendaraan yang menunggu diberangkatkan, yakni sekitar 95 kendaraan pribadi, 13 truk fuso, dan 2 unit lori. “Setelah KMP Tanjung Burang mengangkut, sisanya akan diangkut KMP Lome, dengan ini diharapkan penumpang arus mudik bisa tuntas terangkut,” tambah Reno.

Selain itu, untuk lintasan Kuala Tungka, JambiTelaga Punggur, ASDP memastikan pengangkutan pemudik juga telah rampung. “Besok KMP Senangin sudah angkut yang terakhir, jadi pemudik arus balik dari Kuala Tungkal habis,” ujarnya.

Reno juga memastikan bahwa kebijakan pembatasan kendaraan barang selama arus mudik Lebaran yang diatur melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) kini telah berakhir. Aktivitas kendaraan logistik pun kembali normal. “Untuk aturan kendaraan barang sudah selesai. Kendaraan logistik sudah normal semua per 29 Maret lalui,” jelasnya.

Di sisi lain, arus penyeberangan pada lintasan jarak dekat Batam-Bintan melalui Pelabuhan Telaga Punggur menuju Pelabuhan Tanjung Uban masih menjadi yang paling dominan selama periode Lebaran 2026. Berdasarkan data akumulasi H-10 hingga H+9, total penumpang tercatat mencapai 117.960 orang, terdiri dari 31.392 pejalan kaki dan 86.568 penumpang dalam kendaraan. Sedangkan total kendaraan yang dilayani mencapai 33.807 unit, dengan rincian 22.089 sepeda motor, 10.514 mobil, 115 bus, dan 1.089 truk. Operasional penyeberangan dilayani oleh empat kapal dengan total 504 perjalanan.

Reno menyebutkan, terjadi peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. “Penumpang naik sekitar 20 persen dan kendaraan naik 15 persen dibanding 2025. Lonjakan terbesar pada penumpang dalam kendaraan,” ujarnya.

Sementara itu, untuk lintasan jarak jauh, rute Telaga Punggur-Mengkapan mencatat pertumbuhan signifikan dengan total 8.664 penumpang dan 1.320 kendaraan atau naik masing-masing 33 persen dan 30 persen. Sebaliknya, lintasan Telaga Punggur-Kuala Tungkal mengalami penurunan dengan total 5.132 penumpang dan 570 kendaraan. Penurunan juga terjadi pada lintasan ke Dabo. Namun, lintasan Telaga Punggur-Tanjung Balai Karimun menunjukkan peningkatan, meski volumenya relatif kecil.

Pengoperasian kapal tambahan dan penyesuaian kebijakan kendaraan barang membantu menurunkan waktu tunggu bagi pemudik. Dengan arus balik yang diperkirakan selesai pada 01 April 2026, para penumpang dapat kembali ke rumah dengan lebih cepat. Data penyeberangan menunjukkan peningkatan penumpang dan kendaraan, menandakan peningkatan aktivitas selama periode Lebaran 2026. Kegiatan logistik kembali normal, dan kapasitas armada ASDP Batam mampu menampung volume tinggi ini tanpa penundaan signifikan.

ASDP Indonesia Ferrypemudik arus balikarmada kapalMengkapanBatamKMP Tanjung BurangLebaran 2026

Komentar

Memuat komentar...