Asian Passing: Pemain Asia Tidak Tampil Angkat Piala

Eko P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 114 dibaca
Bisik.id
Asian Passing: Pemain Asia Tidak Tampil Angkat Piala

Gambar atau konten salah?

Hull City menangkan final playoff promosi Premier League dengan skor 1-0 atas Middlesbrough di Stadion Wembley akhir pekan lalu. Kejuaraan ini memberi hak bagi The Tigers untuk masuk ke liga tertinggi musim depan.

Saat pertandingan berakhir, kamera televisi menyoroti satu per satu pemain Hull City saat menerima medali dan mengangkat trofi. Namun, ketika Yu Hirakawa, pemain asal Jepang yang memberikan assist gol kemenangan, hendak mengangkat trofi, sudut pandang tiba‑tiba berubah. Momen ketika ia menempatkan trofi di atas kepalanya tidak terekam, dan kamera kembali menyorot podium ketika ia menyerahkan trofi kepada rekan setimnya.

Penggemar segera menyoroti kejadian ini. Ini bukan kali pertama kamera televisi di Inggris tidak menampilkan momen angkat trofi pemain Asia. Sebelumnya, Abdukodir Khusanov dari Manchester City mengalami situasi serupa ketika meraih juara Piala FA pada 16 Mei 2025. Kamera langsung mengubah sudut pandang saat pemain asal Uzbekistan hendak mengangkat trofi. Shinji Okazaki dari Jepang juga pernah diperlakukan serupa ketika membawa Leicester City meraih juara Premier League 2016, dan Takumi Minamino ketika Liverpool menjuarai Carabao Cup 2022. Selain itu, pemain Korea Selatan seperti Park Ji‑sung, Son Heung‑min, dan Lee Kang‑in juga pernah mengalami perlakuan serupa di pertandingan Liga Champions.

Kontroversi ini menjadi perbincangan hangat di media sosial dan dinamakan “Asian Passing” (melewatkan pemain‑pemain Asia). “Aneh sekali. Ada teori muncul setiap kali pemain Asia hendak mengangkat trofi di Inggris, siaran kamera langsung dipotong,” tulis satu penggemar di X. “Asian passing adalah pola yang sudah dikenal lama di antara fans di negara‑negara Asia. Sungguh mengejutkan banyak fans di luar Asia tidak tahun tentang ini,” tambah penggemar lain.

Perubahan sudut kamera selama siaran langsung memang biasa, karena penyiar harus menangkap banyak pemain sekaligus suasana perayaan. Namun, bagi penggemar, kejadian serupa berulang pada momen berharga bagi pemain Asia membuat reaksi menjadi lebih sensitif.

Secara keseluruhan, kejadian ini menyoroti ketidakseimbangan dalam penyiaran olahraga di Inggris, di mana momen penting bagi pemain Asia sering kali terlewatkan. Meskipun penyiaran berusaha menangkap keseluruhan aksi, penggemar menuntut perlakuan yang lebih adil bagi semua pemain, tanpa memandang asal negara.

Hull Cityplayoff finalWembleyYu HirakawaAsian Passingkameramedalikontroversi

Komentar

Memuat komentar...