ASN Bandung Bersih‑Bersih 31 Kecamatan, Rayakan Hari Jadi 385
Gambar atau konten salah?
Sabtu, 18 April 2026, ribuan ASN Pemkab Bandung turun ke lapangan bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan. Mereka melaksanakan kerja bakti massal, membersihkan lingkungan dari kepungan sampah. Aksi bersih-bersih ini diadakan secara serentak di 31 kecamatan sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung.
Lokasi yang menjadi sasaran pembersihan meliputi perkantoran, jalan protokol, sungai, pasar, sekolah, drainase, dan titik-titik timbulan sampah. Semua area ini dipilih karena sering menampung sampah berlebih yang mengganggu estetika dan kenyamanan warga.
“Alhamdulillah hari ini belasan ribu ASN dan pegawai Pemkab Bandung seluruhnya turun ke lapangan untuk gotong royong bersih-bersih lingkungan. Aksi ini serentak dilaksanakan di 31 kecamatan,” ujar Bupati Bandung yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) bersama Wakil Bupati Ali Syakieb dan Sekda Cakra Amiyana. Mereka turun langsung memimpin kerja bakti tersebut bersama para kepala OPD serta camat.
Dadang menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-385 tahun ini terasa berbeda. Sebelumnya identik dengan pesta rakyat dan karnaval, kali ini Pemkab memilih kegiatan yang lebih humanis dan sederhana. Perubahan format ini, tegas Dadang, merupakan bentuk empati mendalam. Kabupaten Bandung saat ini tengah berjuang menghadapi tantangan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah bergerak di sejumlah wilayah.
“Setelah kemarin kita putuskan untuk mengalihkan anggaran Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385 untuk penanganan bencana banjir, hari ini kita langsung tindaklanjuti dengan aksi nyata membersihkan lingkungan terutama dari sampah yang merusak estetika dan kenyamanan kita,” ujarnya. Ia menambahkan, “Kami sengaja mengubah rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385 ini dengan aksi simpatik. Mengingat kondisi saat ini di mana daerah kita sedang dikepung bencana, rasanya tidak tepat jika kita merayakan dengan kemeriahan yang berlebihan. Justru, energi dan sumber daya kita fokuskan untuk pemulihan dan pencegahan bencana.”
Dadang juga menginstruksikan seluruh kepala desa dan lurah untuk menggaungkan aksi serupa di wilayah masing-masing. “Saya juga sudah menginstruksikan para kepala desa dan lurah untuk bersama-sama dengan masyarakat melaksanakan ‘Beberesih Lembur’ atau bersih-bersih kampung pada hari Minggu besok,” ungkapnya.
Dengan menyalurkan anggaran Hari Jadi ke-385 ke penanganan bencana banjir, Pemkab Bandung menegaskan komitmen pada mitigasi risiko. Aksi bersih-bersih massal ini tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan bersih sebagai landasan pencegahan bencana. Aksi ini menandai pergeseran fokus perayaan ke kegiatan yang lebih bermakna dan berkelanjutan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
