Awan Topi di Puncak Semeru, Tidak Indikasi Vulkanik
Gambar atau konten salah?
Di pagi hari Senin, 20 April 2026, penduduk Lumajang menyaksikan pemandangan yang tidak biasa di puncak Gunung Semeru. Pada sekitar pukul 07.30 WIB, gunung itu tampak menutupi diri dengan lapisan awan yang menyerupai topi.
Warga yang berada di lereng gunung mengamati fenomena ini dengan penuh keheranan. Salah satu penduduk, Supit Urang Haris, berkata, “Gunung Semerunya unik karena bertopi awan karena hal tersebut jarang terjadi.”
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, awan yang melingkari puncak tersebut adalah awan lenticular. Awan jenis ini biasanya terbentuk di sekitar bukit atau gunung ketika udara lembap naik melewati rintangan dan tertahan oleh angin kencang di atasnya. Akibatnya, terbentuk lapisan awan yang menyerupai topi atau piringan.
Meski tampak menakjubkan, fenomena ini tidak berhubungan dengan aktivitas vulkanik Gunung Semeru. Yudhi Cahyono, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, menegaskan, “Gunung semeru bertopi awan pagi ini. Namun kondisi tersebut tidak ada hubungan dengan aktivitas Gunung Semeru karena hal tersebut adanya awan lenticuler.”
Selain itu, status gunung masih berada di Level III atau Siaga. Artinya, pihak berwenang tetap memantau kondisi gunung dengan cermat.
Fenomena bertopi awan ini menunjukkan bahwa awan lenticular dapat muncul di puncak gunung tanpa menandakan adanya aktivitas vulkanik. Masyarakat di sekitar Semeru tetap diingatkan untuk selalu waspada terhadap perubahan kondisi lingkungan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cuaca Berawan Surabaya Hari Ini, Suhu 24-34°C Kelembapan
Surabaya Tampilkan Jadwal Sholat Lengkap 4 Juni 2026
Kebijakan Baru Pemerintah Mengurangi Plastik Sekali
Gudang Semen Terbakar di Nganjuk, Tidak Ada Korban Jiwa
Jadwal Sholat Jawa Timur 04 Juni 2026: Subuh Paling Awal
Kemensos Atensi Rp284,8 Juta Ke 126 Penerima Tulungagung
Berita Terbaru
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Beasiswa AGRTPS 2026: 5 Slot Buka, Pendaftaran Hingga 18 Juni
BGN Digeledah, Pimpinan Baru Fokus Perbaikan Tata Kelola
AS Pasang Tarif 10‑12,5% ke Barang Indonesia dan 59 Negara
