Badai di Dusun Pakong: Pohon Bambu Menabrak Atap Rumah

Nita W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 89 dibaca
Bisik.id
Badai di Dusun Pakong: Pohon Bambu Menabrak Atap Rumah

Gambar atau konten salah?

20 Mei 2026, pada pukul 14.30 WIB, hujan deras dan angin kencang datang ke Dusun Pakong Laok, Desa Pakong, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Pohon bambu besar menabrak atap teras rumah warga. Beberapa pertokoan di sekitar wilayah juga mengalami kerusakan pada atap teras mereka. Akibatnya, rumah-rumah dan tempat usaha beberapa warga terganggu.

Empat warga terdampak langsung: Joni, Ahmadi, Hosnan dan Mukdir. Mereka semua melaporkan kerusakan pada properti mereka.

Petugas kecamatan dan warga setempat segera bergerak. Mereka bersatu‑masi membersihkan material bangunan yang rusak dan mengangkat batang pohon yang tumbang agar tidak menghalangi aktivitas warga.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Akhmad Dofir Rosidi, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa cuaca ekstrem berupa mendung tebal telah menutupi wilayah utara Pamekasan sejak siang hari.

"Tadi siang memang cuaca terpantau mendung tebal di wilayah utara, bahkan hujan. Laporan bencana baru masuk (ke kami) sekitar pukul 16.47 WIB. Kami telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan kaji cepat ke lokasi kejadian," ujar Dofir saat dikonfirmasi pada 20 Mei 2026.

BPBD Pamekasan menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat kejadian ini. Meski begitu, pihaknya mengingatkan masyarakat tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan hujan deras dan angin kencang masih mungkin terjadi kapan saja.

BPBD juga meminta warga segera melaporkan ke petugas terdekat jika menemukan pohon yang rawan tumbang di sekitar pemukiman atau jalan raya. Hal ini bertujuan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Kejadian ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan warga dan petugas setempat dalam menghadapi cuaca ekstrem. Masyarakat diharapkan selalu memantau informasi cuaca dan melaporkan potensi bahaya agar respons cepat dapat dilakukan.

cuaca ekstremhujan derasangin kencangbambuBPBD PamekasanTRCkesiapsiagaan wargakerusakan atap

Komentar

Memuat komentar...