Badung Siapkan Rp13,6 Miliar BRLH 120 Rumah Tipe 36 2026

Agus P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 55 dibaca
Bisik.id
Badung Siapkan Rp13,6 Miliar BRLH 120 Rumah Tipe 36 2026

Gambar atau konten salah?

Pemerintah Kabupaten Badung telah menyiapkan dana lebih dari Rp 13,6 miliar untuk program Bantuan Rumah Layak Huni (BRLH) yang akan menargetkan 120 unit rumah pada tahun 2026. Program ini bertujuan menyediakan rumah tipe 36 yang layak bagi warga berpenghasilan rendah.

“Kami masih merancang sekarang, ada usulan agar nilainya bisa disesuaikan. Karena itu harga lama dan sudah tidak sesuai dengan kondisi sekarang, nah kami masih sedang hitung,” ujar Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Badung, AA Ngurah Bayu Kumara Putra pada Selasa (05 Mei 2026). Ia menambahkan bahwa perhitungan baru akan disesuaikan dengan kondisi pasar terbaru.

Proses penyesuaian ini diiringi rencana perubahan Peraturan Bupati (Perbup) yang bertujuan memperbarui standar harga bangunan. Perhitungan akan disinkronkan dengan koefisien harga material dan upah tenaga kerja yang berlaku di wilayah Gumi Keris melalui sistem swakelola. “Penghitungan baru ini mengacu pada standar harga bangunan yang berlaku, khususnya untuk sistem swakelola tanpa lelang. Jadi harga bahan dan upah semuanya disesuaikan dengan wilayah kita,” jelas Bayu Kumara.

Hingga saat ini, nilai bantuan bedah rumah di Badung masih dipatok sebesar Rp 55 juta untuk pembangunan baru dan Rp 30 juta untuk rehabilitasi. Angka tersebut dianggap sudah tidak relevan jika digunakan untuk membangun rumah tipe 36 dengan spesifikasi yang layak. “Nominal bantuan selama ini sudah tidak realistis lagi, terutama untuk membangun rumah tipe 36. Kalau besaran biaya tidak segera dinaikkan, masyarakat berpenghasilan rendah justru terbebani karena harus mencari biaya tambahan yang cukup besar,” tegas Agung Bayu.

Menurut data teknis, rumah standar dengan dua kamar tidur memerlukan biaya di atas Rp 100 juta. Meskipun demikian, pemerintah tetap mencari angka moderat agar bantuan tetap memadai secara kualitas namun dapat menjangkau kuota warga yang telah ditetapkan. “Kalau bicara ideal, hitung‑hitung standarnya memang di atas Rp 100 juta, tapi tentu kami tidak mungkin memberikan sebesar itu. Kami tetap kaji agar bantuan bisa menjangkau lebih banyak warga dengan tetap ada peran serta masyarakat,” pungkasnya.

Regulasi baru masih dalam proses finalisasi sebelum diterapkan pada tahun anggaran mendatang. Total 120 unit rumah yang masuk dalam daftar bantuan mencakup kategori pembangunan baru maupun rehabilitasi. “Sekarang masih proses perubahan Perbup untuk penyesuaian nilai bantuan tersebut. Kuota atau jumlah rumah yang akan dapat bantuan bedah maupun rehabilitasi rumah sebanyak 120 unit,” tutup Bayu.

Secara keseluruhan, Badung berusaha menyesuaikan bantuan BRLH agar lebih realistis dengan kondisi pasar, sehingga rumah tipe 36 dapat dibangun tanpa menambah beban finansial bagi warga. Program ini menandai upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hunian dengan memperhatikan dinamika biaya konstruksi dan kebutuhan masyarakat.

BRLHRumah Layak HuniBadungTipe 36PerbupSistem SwakelolaBiaya 100 jutaRehabilitasi

Komentar

Memuat komentar...