Errol Musk: Ayah Elon Musk, Hubungan Baru dengan Jana
Gambar atau konten salah?
Errol Musk adalah ayah kandung dari Elon Musk, orang terkaya di dunia saat ini. Nama beliau sering menjadi bahan pembicaraan, terutama setelah video pertemuan mereka di Moskow, Rusia, dibagikan oleh aktivis sayap kanan Tommy Robinson di platform X.
Errol, lahir pada 25 Mei 1946, adalah pengusaha dan politikus asal Afrika Selatan. Ia menjabat sebagai anggota Dewan Kota Pretoria dari 1972 hingga 1983. Awalnya ia bergabung sebagai anggota independen, kemudian bergabung dengan Partai Federal Progresif pada 1980.
Dalam kehidupan pribadi, Errol pernah menikah dengan Maye Musk, ibu Elon, pada periode 1970-1979. Setelah perceraian, ia menikah lagi dengan Heide Bezuidenhout pada 1992 dan berpisah pada 2004. Dari pernikahan ini, Errol memiliki lima anak yang diketahui: Elon, Kimbal, Tosca, Alexandra, dan Asha Musk.
Selain anak-anak tersebut, Errol juga memiliki dua anak bungsu yang lahir dari hubungannya dengan Jana Bezuidenhout, anak tiri Heide. Jana, yang berusia empat tahun saat Errol menikahi Heide, menjadi bagian dari kehidupan Errol secara tidak teratur selama masa kecilnya. Setelah perceraian, Errol tidak lagi bertemu Jana, dan ia mengklaim tidak memiliki hubungan dekat dengannya.
Namun, pada 2014, Errol kembali terlibat dengan Jana ketika ia mengalami kesulitan finansial. Errol mengatakan kepada VladTV bahwa ia mulai mendukung Jana, khususnya setelah Jana putus dengan pasangannya. Jana kemudian tinggal sementara bersama Errol dan putrinya, Rose, selama beberapa minggu.
Dalam wawancara dengan The Sunday Times of London, Jana mengungkapkan:
"Kami adalah orang-orang yang kesepian dan tersesat,"
Ia juga menambahkan:
"Satu hal mengarah ke hal lain. Anda bisa menyebutnya rencana Tuhan atau rencana alam,"
Setelah itu, Jana melahirkan anak pertama mereka, yang diberi nama Elliot 'Rushi'. Anak kedua mereka, seorang putri yang tidak diketahui namanya, juga lahir. Pada awal 2025, Errol mengatakan bahwa Jana dan kedua anak mereka sebagian besar tinggal bersamanya di Afrika Selatan.
Perkembangan hubungan keluarga ini menunjukkan dinamika yang kompleks, di mana peran Errol sebagai ayah, suami, dan pendukung muncul berulang kali. Meskipun ia dikenal sebagai pengusaha dan politisi, peran pribadi dan emosionalnya menjadi sorotan publik, terutama ketika berhubungan dengan keluarga dan anak-anaknya.
Peristiwa ini menegaskan bahwa kehidupan publik seseorang seringkali dipenuhi oleh hubungan pribadi yang tidak selalu terlihat di mata publik. Dalam konteks ini, Errol Musk menunjukkan bahwa ia tidak hanya berperan dalam dunia bisnis dan politik, tetapi juga dalam kehidupan keluarga yang penuh liku.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Tingkat Pengangguran Remaja di Jakarta Menurun 5 Persen
Errol Musk: Ayah Elon Musk, Hubungan Baru dengan Jana
Ramalan Zodiak 14 Juni 2026: Harapan dan Tantangan
Trans Luxury Hotel Surabaya Promo Rp 999.000 per Malam Juni
Qatar Imbang Swiss 1-1, Dapat Poin di Piala Dunia 2026
BMKG Prediksi Hujan di Sepuluh Daerah Jambi 14 Juni 2026
Indonesia Raih Tiga Wakil Final Australian Open 2026
14 Juni 2026 Jadi 28 Dzulhijjah 1447 H, Musim 2 Bulan Hijriah
Warga Cimahi Solusi Air Tanpa PDAM: Water Harvesting Berhasil
