Bakul Pentol Akhirnya Menunaikan Haji Setelah Menabung
Gambar atau konten salah?
Muqorobbin Ngadiman, seorang bakul pentol asal Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, akhirnya dapat menunaikan haji setelah menabung sejak 2004.
“Ya seneng. Rasane seneng banget niki,” ujarnya ketika ditemui di Asrama Haji Donohudan (AHD) Ngemplak, Boyolali pada 28 April 2026.
Ia mengingat masa mudanya ketika masih bujang, ia sudah bercita‑cita pergi ke Mekkah. “Kula ki kawit dereng duwe dibojo, pun kepengin teng Mekkah, 2004. Akhire kula niku bakul pentol (Saya itu sejak belum punya istri, sudah punya keinginan ke Mekkah, tahun 2004. Akhirnya saya jualan pentol,” jelasnya.
Dengan menjual pentol keliling, ia menabung setiap keuntungan. Setiap hari ia menyisihkan Rp 5.000 atau Rp 10.000 dari hasil penjualan, sementara sisanya digunakan untuk kebutuhan sehari‑hari. Langkah konsisten ini akhirnya menumpuk Rp 25 juta, yang ia pakai untuk mendaftar haji.
Setelah pendaftaran, ia tetap rajin menabung sambil menunggu panggilan berangkat. Ia menekankan pentingnya menabung untuk pelunasan dan uang saku selama perjalanan. “Walaupun cuma Rp 10 ribu, Rp 5.000, dikumpulkan, ya alhamdulillah sampai sini (Embarkasi Solo), dapat panggilan (menunaikan ibadah haji),” imbuhnya.
Keinginannya sejak muda untuk menunaikan rukun Islam kelima akhirnya terwujud. Ia mengekspresikan kebahagiaan dan harapannya: “Harapane kulo nggih muga-muga ngibadah kulo yo ditampa Gusti Allah (Harapan saya semoga ibadah saya diterima Allah),” harap Muqorobbin.
Ia juga memuji pelayanan di Asrama Haji Embarkasi Solo. “Untuk keseluruhan saya rasa ya bagus. Cuma memang orangnya banyak, jadi ya butuh kesabaran untuk antre,” pungkas Muqorobbin.
Humas PPIH Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amalia, menginformasikan bahwa jemaah Muqorobbin tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 21. Kloter 21 ini diberangkatkan pukul 09.00 WIB. Pesawat lepas landas dari bandara Adi Soemarmo menuju Tanah Suci pukul 13.00 WIB.
Perjalanan ini menandai pencapaian hidup Muqorobbin setelah bertahun‑tahun menabung. Ia berhasil mewujudkan impian haji yang telah lama ia dambakan, sekaligus menegaskan pentingnya disiplin menabung bagi pencapaian tujuan besar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
