Baliho Film Horor 'Aku Harus Mati' Dipertanyakan di Malang

Dedi S. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 74 dibaca
Bisik.id
Baliho Film Horor 'Aku Harus Mati' Dipertanyakan di Malang

Gambar atau konten salah?

Di media sosial, banyak orang membicarakan baliho film horor Aku Harus Mati yang dipasang di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan kini juga di Kota Malang. Iklan ini mendapat sorotan karena dianggap membuat warga tidak nyaman dan menimbulkan ketakutan psikologis.

Pada Minggu, 5 April 2026, Aku Harus Mati terlihat di billboard Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Jalan Basuki Rahmat, kawasan Kayutangan, Malang. Lokasi ini menjadi pusat perhatian karena menampakkan spanduk yang cukup besar dan mencolok.

Heru Mulyono, Satpol PP Kota Malang, mengaku belum menerima aduan resmi dari masyarakat terkait konten iklan tersebut. Saat dikonfirmasi, ia berkata, “Belum ada (aduan masyarakat). Kalau Anda ada fotonya, tolong kirimkan ke saya.”

Heru menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan lapangan, khususnya di JPO Kayutangan. Ia akan koordinasi dengan dinas terkait untuk menentukan langkah selanjutnya. “Gini lho, kita satu‑satu. Saya mau lihat spanduknya dipasang di mana. Kalau dia itu tidak punya izin dan menyalahi ketentuan, ya tak copot spanduknya,” tegas Heru.

Menanggapi desakan masyarakat yang mempersoalkan narasi atau konten film yang dianggap sensitif, Heru menjelaskan bahwa hal itu menjadi ranah instansi lain untuk melakukan kajian. Ia menambahkan, “Kalau masalah filmnya (konten), nanti teman‑teman dari jajaran yang lain yang menganalisa. Kita lihat satu‑satu.”

Situasi ini menunjukkan bahwa Satpol PP Kota Malang fokus pada perizinan dan ketertiban publik, sementara evaluasi konten film akan ditangani oleh lembaga lain. Iklan ini tetap menjadi topik hangat di kalangan warga Malang, menyoroti pentingnya regulasi media publik dan dampak psikologis yang dapat ditimbulkan.

baliho film hororAku Harus MatiSatpol PP MalangJPO Kayutanganperizinan billboardketakutan psikologisregulasi media publik

Komentar

Memuat komentar...