Bandung Pertimbangkan WFH Kamis Mengurangi Harga Energi

Fajar H. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 34 dibaca
Bisik.id
Bandung Pertimbangkan WFH Kamis Mengurangi Harga Energi

Gambar atau konten salah?

Pemerintah sedang meninjau skema kerja fleksibel atau WFH sebagai upaya menanggulangi kenaikan harga energi yang dipicu konflik di Timur Tengah.

Usulan pertama menekankan bekerja dari rumah setiap hari Jumat. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan masih menunggu arahan dari pemerintah pusat maupun Provinsi Jawa Barat.

Perbedaan jadwal muncul: pemerintah pusat mengusulkan WFH pada hari Jumat, sementara pemprov Jawa Barat menyarankan hari Kamis.

Farhan mengutip, “Kami masih menunggu juklak (petunjuk pelaksana) dan juknisnya (petunjuk teknis). Pemerintah provinsi menyarankan WFH setiap Kamis, sementara pemerintah pusat menyarankan Jumat.”

Selain pegawai, Farhan juga memikirkan skema PJJ atau pembelajaran jarak jauh bagi siswa jika kebijakan tersebut diterapkan. Ia menambahkan, “Kami masih melihat situasi, termasuk mempertimbangkan apakah sekolah perlu menerapkan PJJ.”

Farhan optimistis pasokan bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri tetap aman. Ia menegaskan, “Krisis energi sangat bergantung pada pemerintah pusat. Hingga saat ini, Pertamina menjamin pasokan BBM masih aman dan belum ada tanda kenaikan harga BBM subsidi.”

Keputusan akhir masih menunggu petunjuk teknis. Kebijakan akan disesuaikan dengan situasi yang terus berkembang.

Situasi ini menunjukkan pemerintah tengah mengoordinasikan kebijakan fleksibel dan pengelolaan energi untuk menanggulangi dampak konflik internasional.

WFHkebijakan fleksibelenergikonflik Timur TengahPJJPertaminaBBM

Komentar

Memuat komentar...