Bandung Raih 107 Kebakaran, Mayoritas Karena Korsleting Listrik
Gambar atau konten salah?
Kota Bandung mencatat 107 kejadian kebakaran antara Januari hingga awal Mei 2026. Mayoritas kebakaran ini disebabkan oleh masalah korsleting listrik.
"Sampai dengan sekarang itu sudah ada 107 kejadian kebakaran. Penyebabnya kebanyakan karena korsleting listrik," kata Kabid Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, Immanuel Situmorang, Rabu (13 Mei 2026).
Objek yang terbakar biasanya berasal dari ruangan rumah, terutama dapur. Kebanyakan kebakaran terjadi di kawasan permukiman.
"Objek yang terbakar biasanya dapur, kemudian juga biasanya sumber api dari ruangan yang diduga yang memang disebabkan oleh konsleting arus listrik," ujarnya.
Menurut catatan, korsleting biasanya dipicu karena kelebihan daya listrik. Diskarmatan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kebakaran.
"Ya, sebetulnya salah satunya mungkin kelalaian manusia. Begitu juga ada penumpukan penggunaan steker listrik begitu, kemudian kadang-kadang kelebihan daya itu bisa mengakibatkan kebakaran," ujarnya.
Imbauan bagi warga: tetap aware dan peka terhadap situasi darurat di sekitar. Jika terjadi kebakaran, jangan ragu untuk menghubungi call center kami di (022) 113.
Keselamatan di Bandung tetap menjadi prioritas, karena kebakaran yang sering terjadi akibat masalah listrik menuntut kewaspadaan warga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Rupiah Jatuh 14.000, Pasar Saham Turun 4.1%, Risiko Kredit
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Turun di Bawah Rp18.000
Gaji Ke-13 2026: Mulai Bayar ASN, TNI, Polri, Pensiunan
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Jadwal Sholat Bandung 04 Juni 2026: Subuh 04:35, Zuhur 11:51
Berita Terbaru
Periksa Status PIP Juni 2026: Cek Online NISN & NIK
Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Padangsidimpuan, Sumut
Mortir Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura, Papua, Risiko
Rupiah Jatuh 14.000, Pasar Saham Turun 4.1%, Risiko Kredit
Timnas U‑19 Siap Hadapi Timor Leste, Kaka Fokus Evaluasi
Pasangan Adnan-Indah Kalah 18‑21, China Laju ke 16 Besar
Operasi Benjolan Bahu Raffi Ahmad, Dorong Pemeriksaan Rutin
122 Program Studi Tutup Akhir 2026, Menteri Jelaskan Alasan
Telur Ceplok Balado Jadi Pilihan Pagi di Rumah
