Bandung Siap Tangani Wisatawan: Penertiban Parkir dan Sanksi
Gambar atau konten salah?
Bandung diprediksi akan dipadati wisatawan kembali pada libur panjang akhir pekan ini. Pemerintah kota menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga ketertiban lalu lintas, khususnya mencegah munculnya fenomena parkir liar yang seringkali mengganggu.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian, upaya penertiban parkir liar akan difokuskan di beberapa kawasan wisata utama. Di Alun‑Alun Bandung, Asia Afrika, dan Braga sudah dipasang water barrier untuk menahan kendaraan parkir sembarangan.
“Di kawasan Braga hingga Naripan sudah kami pasang water barrier sekitar 50 meter agar tidak mengganggu arus kendaraan,” ujarnya pada 02 April 2026.
Dishub juga menyiapkan antisipasi dengan menurunkan ratusan personel ke berbagai titik. Fokus utama pengawasan diarahkan pada potensi kemacetan akibat parkir liar dan aktivitas travel yang kerap mengganggu arus lalu lintas. “Pasti akan terjadi lonjakan kunjungan. Karena itu, kami siapkan petugas dari berbagai bidang, mulai dari Dalops, UPT parkir, hingga tim lalu lintas yang memantau melalui ATCS,” tambahnya.
Untuk memastikan pengawasan berjalan optimal, Dishub memberlakukan sistem kerja tiga shift bagi petugas, mulai dari pagi hingga tengah malam. Pengawasan diperketat pada sore hingga malam hari, saat jumlah pengunjung biasanya meningkat.
Tak hanya pengawasan, Dishub juga memperketat penindakan terhadap pelanggaran. Rasdian menegaskan, tidak ada lagi sekadar imbauan pelanggar akan langsung dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku. “Kami sudah lakukan sosialisasi dan komitmen sudah dibuat. Kalau masih melanggar, akan langsung ditindak, termasuk sanksi administrasi hingga penderekan,” pungkasnya.
Selain itu, kendaraan travel yang kerap menaikkan dan menurunkan penumpang di badan jalan juga akan diawasi. Dishub telah menginventarisasi sekitar 25 perusahaan travel yang dinilai berpotensi menyebabkan kemacetan, terutama di kawasan Terusan Buahbatu, Pasteur, dan Dipatiukur.
Keputusan ini menunjukkan komitmen pemerintah kota untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan kenyamanan wisatawan selama liburan panjang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
