Banjir 2 Desa Mojokerto Selama Idul Fitri Lebih Parah
Gambar atau konten salah?
Banjir melanda dua desa di Mojokerto pada malam hari takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri. Mulai 20 Maret 2024, air mengalir menenggelamkan permukiman di Desa Jumeneng dan Desa Tinggar Buntut.
Di Desa Jumeneng, warga melaporkan banjir mulai sekitar jam 19.00. Teguh Waluyo, salah satu penduduk, mengonfirmasi bahwa ketinggian air mencapai 1 meter di beberapa tempat dan setengah meter di tempat lain. Sebagian keluarga terpaksa mengungsi di kampung sebelah karena tidak ada tempat aman di dalam rumah.
BPBD Kabupaten Mojokerto mencatat bahwa banjir merendam 56 rumah dan 22 hektar sawah di Dusun Kuripan, serta 90 rumah dan 18 hektar sawah di Dusun Balongcangkring. Evakuasi dimulai di Balai Dusun Kuripan sebelum para warga dipindahkan ke rumah saudara.
Di Desa Tinggar Buntut, banjir mulai dilaporkan pada pukul 23.00. Bupati Gus Barra menyebut dua penyebab utama: pintu air (dam) Sungai Sadar tersumbat sampah dan tanggul Sungai Sadar pecah sekitar 30 meter di Desa Jumeneng. Warga di beberapa rumah sudah dievakuasi.
Untuk menanggulangi banjir, pihak pemerintah memprioritaskan pembersihan pintu air di Dam Tinggar Buntut. Kerja sama antara BPBD, Dinas PUPR, dan masyarakat sedang berlangsung. Karena kondisi tempat sulit dijangkau oleh alat berat, dibutuhkan tenaga banyak. Setelah sumbatan dibersihkan, diperkirakan banjir akan segera surut, lalu dilakukan perbaikan tanggul yang jebol.
Ringkasan: Banjir di Mojokerto disebabkan oleh pintu air tersumbat dan tanggul pecah. Kedua desa terdampak, dengan jumlah rumah yang merendam mencapai 146 unit. Evakuasi telah dilakukan dan upaya pembersihan serta perbaikan tengah berlangsung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Surabaya Target 250 Medali Emas Porprov Jatim 2027
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Cuaca Berawan Surabaya Hari Ini, Suhu 24-34°C Kelembapan
Surabaya Tampilkan Jadwal Sholat Lengkap 4 Juni 2026
Kebijakan Baru Pemerintah Mengurangi Plastik Sekali
Gudang Semen Terbakar di Nganjuk, Tidak Ada Korban Jiwa
Berita Terbaru
Scammer Solo Baru Target Warga AS, Polda Jawa Tengah
Beasiswa Garuda Gelombang II Terbuka Hingga 25 Juni 2026
Moody's Atur Peringkat Baa2 Negatif untuk Danantara Investasi
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Turun di Bawah Rp18.000
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jawa Tengah Hari Ini Pada
Perpres No.27 2026: Potongan Ojek Online 8% Belum Berlaku
Brasil Bayar 203 Miliar Rupiah ke Ancelotti, Piala 2026
