Banjir Berulang di Kampung Bojongasih, Bandung, Mengancam Warga

Rizki W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 82 dibaca
Bisik.id
Banjir Berulang di Kampung Bojongasih, Bandung, Mengancam Warga

Gambar atau konten salah?

Sabtu, 11 April 2026, banjir kembali melanda permukiman warga di Kampung Bojongasih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Air menutupi jalan dan menimbulkan kesulitan bagi penduduk yang harus menempuh rute berbasah.

Ketinggian air di permukiman berkisar antara 50 sentimeter hingga 1 meter. Beberapa warga terpaksa menyeberangi genangan demi melanjutkan aktivitas sehari‑harinya. Anak‑anak di sekitar area tersebut menganggap tempat itu sebagai kolam renang, melepas pakaian dan bermain di air yang menempel.

“Iya ini banjir mulai naik dari habis maghrib kemarin,” ujar Yogi Gustira (33) saat ditemui di lokasi. Ia menjelaskan bahwa banjir tersebut merupakan kiriman dari Kota Bandung. Selain itu, permukiman berdekatan dengan aliran Sungai Citarum.

Yogi mengungkapkan, “Kayanya hujan dari kota Bandung airnya jadi ke sini, terus di belakang kan ada sungai Citarum, jadi airnya meluap. Sampai sekarang belum surut.” Ia tinggal bersama istri dan mertuanya di rumah yang terdampak. Ketinggian air di dalam rumahnya mencapai 1 meter.

“Di rumah ada lah ketinggian satu meter. Tinggal di sini 2,5 tahun. Istri saya yang asli orang sini, jadi saya tinggal sama mertua,” jelasnya. Selama beberapa hari terakhir, Yogi bekerja di sebuah perusahaan swasta di kawasan Moh Toha, Kota Bandung. Banjir menghambat mobilitasnya saat hendak berangkat kerja.

“Kerja juga jadi terhambat. Keluarga juga terus laporan kondisi banjir, jadi khawatir juga,” ucapnya. Ia berharap pemerintah segera menangani persoalan banjir ini secara serius, karena warga mulai jenuh dengan kejadian berulang.

“Keinginan warga sih banjir ini bisa dicegah, bagaimana caranya dari pemerintah dan bisa direalisasikan. Soalnya banjir di sini mah sudah lama banget,” pungkas Yogi.

Situasi ini menyoroti kebutuhan akan penanganan banjir berkelanjutan di daerah pesisir sungai. Tanpa tindakan yang tepat, warga akan terus menghadapi risiko dan ketidaknyamanan yang sama.

BanjirKampung BojongasihKota BandungSungai Citarumpermukimanair 1 meterpenanganan pemerintah

Komentar

Memuat komentar...