Banjir Kali Jenes Merendam RT 03, Solo, Ketinggian 140 cm
Gambar atau konten salah?
Kali Jenes terus meluap di Kota Solo, menenggelamkan beberapa wilayah di RT 03 RW 15, Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan. Pada Rabu, 15 April 2026 sekitar pukul 08.00 WIB, air masih menggenang di halaman rumah warga. Banyak yang sempat mengungsi di rumah tetangga, namun mulai kembali ke tempat asal.
Warga Damisri (45) mengingatkan bahwa air mulai masuk ke rumah pada Selasa, 14 April 2026 sekitar pukul 21.00 WIB. Ketinggian air mencapai 140 sentimeter, setinggi dada orang dewasa.
"Air masuk rumah sekitar pukul 9 malam. Tapi kalau di halaman jam 8 mungkin, karena air naiknya cepat, langsung gitu," kata Damisri saat ditemui di lokasi pada Rabu, 15 April 2026. Ia menambahkan bahwa banjir cukup lama merendam bagian dalam rumah. Air baru mulai surut pada Rabu, 15 April 2026 sekira pukul 08.00 WIB.
"Surut baru tadi pagi, ini masih ada yang di luar, di jalan airnya," ucapnya. Ia juga mengungkapkan bahwa banjir terakhir kali masuk ke dalam rumah sekitar 4 tahun yang lalu. Biasanya, luapan air dari Kali Jenes hanya sampai di area jalan saja.
Banjir semalam membuatnya tak bisa tidur. Sejumlah anak-anak dan orang tua juga sempat diungsikan ke tempat yang lebih aman.
"Nggak bisa tidur, orang tua dan anak-anak diungsikan," pungkasnya. Hujan deras dengan durasi cukup lama mengguyur wilayah Solo Raya sejak Selasa, 14 April 2026 malam, menyebabkan sejumlah titik di kota terendam banjir.
Menurut laporan kaji cepat hingga Rabu, 15 April 2026 pukul 00.02 WIB, air mulai masuk ke permukiman warga di berbagai kelurahan. Humas Basarnas Solo, Aditya, menyatakan ada delapan kelurahan yang terdampak banjir. Ketinggian air bervariasi, mulai setinggi panggul orang dewasa hingga 80-120 sentimeter.
"Yang terdampak ada sejumlah kelurahan, ketinggian bervariasi, salah satunya ada yang setinggi panggul orang dewasa, ada yang 80-120 sentimeter," katanya. Kelurahan yang terdampak antara lain Pajang, Joyosuran, Tipes, Joyontakan, Bumi, Sondakan, Kratonan, dan Panularan. Sejumlah warga dievakuasi untuk mengungsi.
"Penyebab karena hujan deras di seputaran Solo Raya yang berdurasi lama mengakibatkan banjir genangan di beberapa titik lokasi," ucapnya.
Situasi banjir ini menunjukkan betapa rentannya wilayah Solo Raya terhadap hujan deras. Air yang menembus rumah dan menenggelamkan jalanan menambah beban bagi warga yang harus menyesuaikan hidupnya di tengah kondisi yang belum pulih.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
KAI Commuter Tandai Penumpang Merokok di KRL di Palur
Kera Liar Merusak Rumah Pak Wahyu, Evakuasi 20 Menit
Prabowo Panggil Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Ganti Dadan
Kekurangan Sekolah di 5 Kecamatan Semarang: Tanah Belum Tersedia
Berita Terbaru
Paula Hurd & Bill Gates Bersinergi di Breakthrough Prize 2026
Tren Strava Fridge: Minuman di Kulkas Minimarket Jadi Viral
Trump Lakukan Tiga Pemeriksaan Medis di Walter Reed
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
IHSG Turun 4,11% di Tengah Sesi, Rupiah Menguat
