Banjir Ogan Komering Ulu: 102 KK Terendam Air di Wakaf
Gambar atau konten salah?
Sejumlah rumah di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, kini terendam air akibat banjir yang semakin meluas. Dari 43 rumah yang terdampak pada awalnya, jumlahnya melonjak menjadi 102 KK dengan 423 jiwa yang terkena dampak. Kepala Pelaksana BPBD OKU, Januar Effendi, menjelaskan bahwa data masih bersifat sementara karena masih ada wilayah yang belum selesai dipetakan.
Menurut Januar, “Sebelumnya, jumlah terdampak tercatat 43 rumah. Namun seiring pendataan lanjutan di sejumlah wilayah, angka tersebut meningkat dan mencakup lebih banyak lokasi,”. Ia menambahkan, “Total sementara yang terdampak mencapai 102 KK atau 423 jiwa. Namun untuk beberapa wilayah seperti di Kecamatan Lubuk Batang masih dalam pendataan.” Titik paling parah dilaporkan di Lorong Wakaf, Kelurahan Kemalaraja, di mana tinggi muka air mencapai 1 meter dan menenggelamkan 35 KK atau 140 jiwa.
Secara keseluruhan, muka air di semua lokasi terdampak berkisar antara 10 hingga 100 sentimeter. Estimasi kerugian material sementara mencapai Rp 102 juta. Meskipun jumlah terdampak bertambah, Januar menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. “Korban jiwa nihil dan korban luka-luka juga tidak ada. Saat ini kami fokus pada pendataan serta penanganan di lapangan,” ujarnya. BPBD OKU bekerja sama dengan TNI, Polri, dan instansi terkait terus melakukan evakuasi serta memantau debit air sungai. “Untuk kondisi saat ini masih ada wilayah yang tergenang dan masyarakat membutuhkan bantuan logistik,” tambahnya.
Fokus utama saat ini adalah penyediaan bantuan logistik bagi 102 KK yang masih terendam. Upaya evakuasi dan pemantauan tetap berlangsung, sementara data lengkap akan disampaikan setelah proses pendataan selesai. Dengan demikian, pihak berwenang berusaha meminimalkan dampak banjir dan memastikan keselamatan warga di wilayah terdampak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Harga Emas Antam Palembang Turun Rp2,759.000 per Gram
Periksa Status PIP Juni 2026: Cek Online NISN & NIK
Damri: Rute Bus Palembang–Lampung, Harga Rp 200–228 Ribu
Sumsel Hormati Keputusan Presiden Makan Bergizi Gratis
PPPK Boleh Dapat Gaji ke-13 2026, Besar Sesuai Masa Kerja
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Berita Terbaru
Ekshibisi AI Kembali Jadi Cabang OSN 2026, Siap Menguji Siswa
Puspresnas Ungkap Foto Soal OSN 2026, Ponsel Diizinkan
IHSG Turun 3,48% di Sesi I, Saham Bank Jatuh Signifikan
Gempa 4,8 M di Manokwari, Papua Barat, Dirasakan MMI II‑III
Prabowo Tegaskan MBG: Tetap Utuh, Tanpa Korupsi, Porsi Aman
Kenaikan Harga Minyakita Tertinggi Disepakati, Waktu Belum
